Suara.com - Dua pelaku jambret diamuk massa saat kepergok sedang melakukan aksinya di Jalan Samanhudi, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (20/10/2023).
Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar, AKP Sholeh membenarkan kejadian tersebut. Kedua pelaku berinisial MD dan AM.
"Pelaku pertama itu MD berhasil diamankan warga dan pelaku lainnya berhasil ditangkap Satreskrim Polsek Sawah Besar di wilayah lain dengan inisial AM," kata Sholeh saat dikonfirmasi, Jumat (20/10/2023).
Sholeh mengatakan, keduanya merupakan pemain lama. Namun, pihaknya bakal melakukan pemeriksaan intensif terhadap kedua pelaku.
Dari tangan kedua pelaku, Sholeh mengatakan pihaknya menyita sebuah ponsel yang diduga merupakan hasil kejahatan.
Sementara itu, salah seorang saksi, Rian mengatakan kejadian itu bermula ketika korban yang merupakan seorang emak-emak, melintas di lokasi.
Kemudian kedua pelaku langsung merampas ponsel milik korban. Saat itu ada seorang pemotor yang menghentikan laju pelaku.
"Pelaku itu dua orang, mereka sempat jambret ponsel ibu-ibu, terus ada bapak-bapak langsung cegat pelaku dengan dorong motor hingga pelaku terjatuh," jelasnya.
Massa yang geram, langsung menghajar pelaku. Massa juga sempat mengikat pelaku di sebuah pohon.
Baca Juga: Lukas Enembe Tolak Vonis Hakim dan Ajukan Banding
"Pas dapat langsung diikat dan sempat dipukuli warga. Pelaku sudah dibawa ke kantor polisi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan