Suara.com - Pemerintah Republik Indonesia (RI) berencana mengirim pasokan bantuan seberat 33 ton untuk rakyat Palestina yang sedang dilanda peperangan.
Karo Humas Setjen Kementerian Pertahanan (Kemhan), Brigjen Edwin Adrian Sumantha, mengatakan puluhan ton bantuan itu terdiri dari peralatan medis, bahan makanan hingga sleeping bag. Bantuan dihimpun dari sejumlah kementerian dan lembaga.
"Bantuan yang dikirimkan adalah bantuan dari PMI, Kemenkes, Kemhan, Badan Zakat Nasional, dan Forum Zakat berupa alat kesehatan, peralatan medis, hygiene kit, winter equipment, medical asistance, bahan makanan dan sleeping bag dengan total berat 33.103 Kg,” kata Edwin kepada wartawan di Kantor Kemhan, Jakarta Pusat, Kamis (2/11).
Edwin menjelaskan bantuan itu nantinya akan diangkut menggunakan dua Pesawat Hercules C-130 A-1327 dan A-1328 milik TNI AU.
“Kru sejumlah 42 orang dan diikuti oleh 2 perwira menengah dari Kementerian Pertahanan dalam misi tersebut,” katanya.
Sebelumnya, Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono mengatakan TNI sedang mempersiapkan pesawat jenis Hercules untuk mengirim bantuan logistik bagi rakyat Palestina.
"TNI Tengah menyiapkan dua Pesawat Hercules C-130 A-1327 dan A-1328 miilik TNI AU dari Skadron Udara 31 dan 32. Selain itu juga kita siapkan dua pesawat Hercules cadangan untuk mendukung misi tersebut,” kata Julius dalam keterangannya, Kamis (2/11/2023).
Selain dua pesawat Hercules, Julius menyebut TNI juga menggunakan satu pesawat charter tipe Boeing 737 Garuda milik Mabes Polri.
"Sehingga total dukungan pesawat untuk mengangkut logistik Bantuan Kemanusiaan ke Palestina berjumlah tiga unit pesawat,” ujar Julius.
Baca Juga: Tiga WNI Tidak Ikut Evakuasi dan Bertahan di Gaza Demi Tugas Kemanusiaan
Julius menyampaikan TNI sedang melakukan proses pengajuan nota diplomatik visa oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) terkait over fight clearance, landing permit, ground handling dan sebagainya.
Dalam hal ini, TNI juga berkoordinasi dengan Kemhan untuk membantu beberapa pembiayaan proses pengiriman bantuan ke Palestina.
Lebih lanjut, Julius menambahkan bantuan logistik ini nantinya akan diterbangkan menuju Mesir lalu akan diteruskan untuk rakyat Palestina.
Pengiriman bantuan rencananya akan dilepas oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada 4 November 2023, bertempat di Base Ops Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
Bantuan logistik dari TNI diperkirakan akan tiba di Mesir pada 6 November.
Berita Terkait
-
Angelina Jolie Soroti Pembantaian di Palestina: 40 Persen yang Terbunuh Anak-anak
-
TNI AU Siapkan Dua Pesawat Hercules untuk Kirim Bantuan Indonesia ke Gaza Hari Sabtu
-
Hamas Berikan Tawaran Agar Israel Hentikan Serangan Ke Gaza
-
Tiga WNI Tidak Ikut Evakuasi dan Bertahan di Gaza Demi Tugas Kemanusiaan
-
Cerita Mahasiswa Al Azhar Asal Ciamis Soal Kondisi Terkini Gaza: Dentuman Bom Terdengar, Warga Mesir Siaga
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pesan Menyentuh Audy Item untuk Iko Uwais Usai Keguguran di Usia Kandungan 7 Minggu
-
3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud
-
Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb
-
ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor