Suara.com - Polisi menyebut mayat pria lanjut usia yang ditemukan tertelungkup di tempat penampungan sementara atau TPS sampah Rusun Cilincing, Jakarta Utara merupakan pemulung bernama Rohmanto (69). Berdasar hasil penyelidikan awal korban meninggal dunia diduga karena sakit.
Kapolsek Cilincing Kompol Fernando Saharta Saragih juga mengungkap tak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Tdak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada tubuh korban. Korban diduga meninggal karena sakit," kata Fernando kepada wartawan, Senin (27/11/2023).
Berdasar keterangan saksi, kata Fernando, korban pertama kalu ditemukan di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB. Saksi yang saat itu hendak membuang sampah awalnya mengira korban merupakan boneka.
"Setelah saksi melihat dari jarak dekat dan ternyata yang dilihatnya mayat manusia berjenis kelamin laki-laki," tutur Fernando.
Di sisi lain, lanjut Fernando, saksi lainnya mengaku sempat melihat korban pada Minggu (26/11) pagi. Ketika itu korban yang telah lanjut usia sedang memulung di sekitar TPS sampah.
"Saksi masih melihat korban sedang memulung di tempat sampah tersebut namun korban mengeluh kecapean," ungkapnya.
Video peristiwa penemuan mayat pria lansia ini sebelumnya diunggah akun Instagram @info.jakarta. Terlihat dalam video warga sekitar berkumpul di lokasi karena penasaran.
Warga yang pertama kali menemukan jasad korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cilincing. Sampai pada akhirnya korban terindentifikasi atas nama Rohmanto seorang pemulung.
Baca Juga: Alasan Anies Baswedan Start Kampanye Pilpres Dari Tanah Merah Jakut
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis