Suara.com - Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD mengaku kaget saat tahu dirinya mendapat banyak pengawal. Dari negara saja, ia mendapat pengawalan dari 37 orang setiap harinya.
"Saya sendiri kaget waktu dengar pertama 37 pengawal setiap hari. Jadi 74 merekat di saya," kata Mahfud MD dikutip dari kanal YouTube Denny Sumargo, Selasa (9/1/2024).
Meski demikian, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) itu merasa biasa saja. Ia mengaku tidak terganggu tapi juga tidak merasa lebih nyaan.
Mahfud mengaku hanya berusaha untuk mengikuti aturan. Karena jika dirinya tidak patuh, dia sendiri jugalah yang akan menerima akibatnya.
"Ya biasa aja. Saya tidak penah merasa terganggu dan tidak merasa lebih nyaman. Tetapi saya ikut protokoler, karena kalau ada apa-apa nanti yang disalahkan saya," bebernya.
Dalam kesempatan itu, Mahfud juga bebrbagi soal kekhawatirannya jika mundur sebagai Menteri. Menurut Mahfud, saat ini ada beberapa kasus yang ia kawal dan tak bisa ditinggal begitu saja.
"Ada beberapa pekerjaan yang harus saya kawal," kata Mahfud.
Timbul kekhawatiran, jika kasus tersebut ia tinggalkan maka penanganannya juga bisa terbengkalai.
"Bisa hilang kasus nih karena banyak yang ingin menggagalkan atau mengambil alih," kata Mahfud.
Baca Juga: Apa Itu Zaken Kabinet? Janji Bakal Dibentuk Ganjar Jika Menang Pilpres
Dirinya ingin, meski saat ini menjadi cawapres, tugasnya sebagai Menteri juga tetap dapat dijalankan dengan baik. Ia tak ingin, apa yang saat ini dijalaninya justru menghambat tugas sebagai Menteri.
"Diatas semua itu, keseluruhan tugas-tugas kementerian saya sebagai menkopolhukam tidak terabaikan," kata Mahfud.
Tag
Berita Terkait
-
Apa Itu Zaken Kabinet? Janji Bakal Dibentuk Ganjar Jika Menang Pilpres
-
Apa Itu Sambal Ganja? Bikin Mahfud MD Ketagihan
-
Siti Atikoh Puas Dengan Ganjar Di Debat Capres, Ini Alasannya
-
Kangen Berat! Mahfud MD Makan Sambal Ganja di Rumah Makan Medan Baru
-
3 Kesamaan Fuji dan Eca Aura, Alam Ganjar Pilih Mana?
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie