Suara.com - Beredar kembali di media sosial, video lawas ketika calon wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3, Mahfud MD memuji Calon Presiden (Capres) nomor urut 2, Prabowo Subianto.
Saat itu, pujian yang disampaikan oleh Mahfud dengan kapasitasnya sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) sementara Prabowo sebagai Menteri Pertahanan (Menhan).
"Oh, Menteri Pertahanan bagus, garang juga," kata Mahfud dalam video yang diunggah akun Instagram @cekapsemanten_, dikutip Jumat.
Percakapan tersebut merupakan potongan video saat Mahfud diundang dalam acara Mata Najwa tiga tahun yang lalu. Tepat 100 hari masa kerja kabinet Indonesia Maju bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Menurut Mahfud, Awalnya banyak yang ragu apakah Mahfud bisa cocok dengan Prabowo, mengingat latar belakang mereka yang berbeda. Prabowo dikenal sebagai mantan anggota TNI dan punya partai yang besar.
Namun, justru latar belakang Prabowo sebagai orang militer itulah yang dipuji Mahfud. Menurutnya, sebagai sosok seorang militer, Prabowo memiliki sportifitas yang tinggi.
"Tapi Pak Prabowo itu militer, militer itu pada umumnya sportif," kata Mahfud MD.
Ia bahkan bercerita, suatu ketika saat akan menemui Prabowo justru ia yang dihampiri oleh mantan menantu Soeharto itu.
"Betul datang ke kantor saya dan diliput oleh media. Artinya dia sportif," katanya.
Baca Juga: Jokowi Sebut Presiden Boleh Kampanye, Prabowo ke Jurnalis: Jangan Taruh Kata-katamu di Mulut Saya!
Dalam potongan video lain, Mahfud juga menyebut Prabowo sportif lantaran taat terhadap pajak dan tidak pernah tersandung kasus korupsi.
"Dan kalau anda catat, dia kan tidak punya kasus korupsi ya. Ketika pajaknya ditanya, Pak Prabowo pajaknya yang harus dilaporkan. Mau bayar atau minta keringanan? Ditunda atau diturunkan? 'Ndak, ini milik negara, saya bayar," cerita Mahfud.
Berita Terkait
-
Pamer Riwayat Sekolah di Luar Negeri, Prabowo Ungkit Skor 11 Anies: Sorry ye, Emang Lu Sape?
-
Mati-matian Bela Prabowo-Gibran, Hotman Paris Pilih Jadi Pengacara
-
Bertemu Jajaran KWI, Capres Prabowo Subianto Sampaikan Visi Misi hingga Komitmen Jaga NKRI
-
Dewan Pakar TKN Gelar Rapat, Apa Strategi Prabowo Hadapi Debat Capres Terakhir?
-
Komitmen Pemilu Rukun dan Damai, Prabowo Datangi Konferensi Waligereja
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Serahkan Amicus Curiae ke MK
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris