Suara.com - Momen mahasiswi Indonesia memungut botol plastik di Sidney, Australia jadi sorotan di media sosial. Satu video memperlihatkan mahasiswi Indonesia tersebut memungut botol plastik, diunggah oleh akun Instagram @ceritaselamanya, 12 Februari 2024.
Akun ini ikut memention perempuan yang diduga adalah mahasiswi yang memungut botol plastik itu.
"Semoga menginspirasi. Selamat berakhir pekan. Lancar terus untuk @gueriskaaaaa selama study di Sydney," tulis akun.
Video ini menarasikan mahasiswi bernama @gueriskaaaaa sebagai sosok yang tak gengsi memungut botol plastik.
Baca juga:
Detik-detik Pemain Bola Disambar Petir Saat Bertanding di Siliwangi, Korban Langsung Terkapar
Bertahan di Atap, Seorang Laki-laki Hanyut Bersama Rumah Terseret Banjir Bandang
"Momen ketika seorang mahasiswa Internasional di Sidney gak ngengsi untuk mulung demi penuhi kebutuhan," tulis keterangan dalam video.
"Gengsi itu mahal, makanya yang gagal sukses hanya karena gengsinya."
Di video terlihat seorang mahasiswi tak gengsi memungut botol plastik. Ia membawa sekantong besar berisi botol plastik ke bank sampah di Australia untuk ditukar dengan uang.
Ia terlihat memasukkan satu per satu botol plastik ke dalam mesin bank sampah sampai memamerkan uang yang didapatnya setelah pekerjaannya selesai.
Untuk diketahui, Australia sudah menerapkan aturan daur ulang plastik pada tahun 2023. Setiap kemasan botol bisa dikembalikan ke tempat daur ulang. Botol dan kaleng dihargai sekitar Rp1.000 atau 10 sen.
Di New South Wales, penukaran botol meniman ini disebut Return and Earn. Ini adalah program untuk mengurangi sampah plastik di negara itu.
Berita Terkait
-
Mahasiswi Indonesia Meninggal di Australia: Tertimpa Pohon Raksasa Seberat 10 Ton
-
Mahasiswi Asal Indonesia Tewas Tertimpa Pohon 10 Ton di Australia
-
Nasib Tragis Siswi di Jepang Terseret Mobil 5 Km, Jasadnya Berlumuran Darah di Bawah Kolong
-
Statistik Kekuatan Qatar, Australia, dan Yordania, Lawan Timnas Indonesia di Piala Asia U-23
-
Unik, Semua Negara yang Kalahkan Indonesia di Piala Asia 2023,Tersingkir dengan Cara yang Tragis!
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan