Suara.com - Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei menempatkan paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) di urutan kedua.
Posisi pertama bertengger paslon 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Berdasarkan hasil hitung cepat, pilpres berlangsung hanya satu putaran.
Banyak pendukung paslon AMIN yang tidak percaya dengan hasil hitung cepat ini. Mereka masih menanti hasil penghitungan resmi KPU.
Baca Juga:
Susu dan Makan Siang Gratis Gak Cuma Janji, Bakal Terwujud Saat Prabowo-Gibran Dilantik
40 Orang Diduga Caleg Stres! Real Count Tak Berpihak, Mimpi Politik Kandas
Hal berbeda dengan Dokter Tirta, yang merupakan pendukung AMIN. Tirta Cepeng tampaknya tidak mempermasalahkan jika AMIN harus kalah di Pilpres 2024.
Sebagai pendukung, Dokter Tirta mengaku tidak pernah menyesal memilih Anies Baswedan-Muhaimin pada Pilpres 2024.
"Aku tidak pernah menyesal memilih pak anies dan cak imin," ujar dia di akun X.
Baca Juga: Kata Anies Soal Jokowi Ucapkan Selamat ke Prabowo-Gibran Atas Hasil Quick Count
Menurutnya, memiliki pilihan berbeda bukanlah kesalahan, begitu juga harapannya atas perubahan tidak salah. Hanya saja, kata Dokter Tirta, waktunya saja yang belum tepat.
"Menjadi berbeda itu tidak salah. Menaruh harapan atas perubahan itu ga salah. Mungkin waktunya saja yang belum tepat," ucapnya.
Jika paslon 02 Prabowo-Gibran disahkan sebagai pemenang Pilpres 2024, Dokter Tirta, mengaku akan tetap berusaha menghormatinya.
"Sekarang saatnya menanti, jika paslon 02 sah, aku pun akan tetap berusaha menghormatinya," tuturnya.
Berita Terkait
-
Kata Anies Soal Jokowi Ucapkan Selamat ke Prabowo-Gibran Atas Hasil Quick Count
-
Keinginan Gibran Sowan ke AMIN Akhirnya Dijawab Anies: Nanti Aja
-
Tempati Posisi Buncit Hasil Quick Count, Nasihat Sejuk Mahfud MD Ramai Disorot Publik
-
Janji Capres: Susu dan Makan Gratis Bakal Terlaksana, Internet Gratis Gagal Dinikmati?
-
Susu dan Makan Siang Gratis Gak Cuma Janji, Bakal Terwujud Saat Prabowo-Gibran Dilantik
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?