Suara.com - Kapten TimNas AMIN, Syaugi Alaydrus memberikan pesan menyentuh kepada relawan pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Dia meminta relawan di seluruh wilayah Indonesia untuk tidak kendor mengumpulkan bukti-bukti pelanggaran pemilu yang bersifat terstruktur, sistematis dan masif (TSM).
"Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh saya Marsekal Madya TNI Purnawirawan M. Syauqy selaku ketua Timnas saat ini saya sedang berada di kantor tim hukum nasional di bawah komando bapak hari Yusuf Amir yang baik menurut saya dan agresif. Saya menghimbau kepada tim hukum nasional di manapun kalian berada di seluruh wilayah Indonesia, saya berharap tetap semangat kumpulkan bukti-bukti yang ada, khususnya tentang fakta hukum TSM," ujar Syauqi dikutip dari unggahan akun X @Hero212_reborn dikutip, Selasa (20/2/2024).
Dia juga menyatakan masih optimistis pasangan Anies-Muhaimin akan masuk ke putaran kedua Pilpres 2024.
"Saya yakin dengan bukti-bukti yang ada, ini kita bisa berlanjut ke putaran kedua," katanya.
Syauqi meminta seluruh relawan untuk memanfaatkan waktu maksimal mengumpulkan bukti-bukti pelanggaran pemilu.
"Saya mendukung dan berharap bukti-bukti tersebut bisa disampaikan kepada tim hukum nasional di Jakarta, sehingga bisa disampaikan untuk gugatan berikutnya apakah itu ke Bawaslu atau MK," katanya.
"Saya yakin dengan dukungan bapak ibu semua yang militansinya tidak diragukan lagi mudah-mudahan ini terwujud selamat berjuang perjuangan belum berakhir wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh," tegasnya.
Baca Juga: Miris! Dede Sunandar Terjungkal di Politik: 2 Mobil Ludes Cuma dapat 10 Suara
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim