Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto berpesan agar anak muda tidak berhenti belajar supaya dapat memberi kontribusi lebih banyak untuk negara. Pesan itu disampaikan Prabowo di hadapan ratusan wisudawan sarjana Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI).
Prabowo sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan Republik Indonesia menghadiri langsung acara wisuda yang bertempat di Trans Convention Center, Bandung, Jawa Barat.
Prabowo mengatakan, Indonesia selalu membutuhkan peran anak muda. Ia juga mendorong para wisudawan dan wisudawati untuk menjadi pemimpin yang selalu mencintai rakyat.
"Saya titip sama anak-anak muda ini, jadilah pemimpin yang cinta rakyat. Kita butuh anak-anak muda yang tangguh, kita butuh anak-anak muda yang cerdas, kita butuh anak-anak muda yang pintar," kata Prabowo melalui keterangan tertulis, Kamis (29/2/2024).
Ketum Partai Gerindra ini menyebut pemimpin berperan penting mempengaruhi masa depan sebuah kelompok. Prabowo menyampaikan pesan agar wisudawan dapat mengutamakan kepentingan rakyat dalam setiap langkah ke depannya.
"Saudara boleh inovatif, harus kreatif, harus cari kekayaan dengan tidak merampok uang rakyat. Rakyat Indonesia masih banyak yang susah, banyak anak-anak kita yang enggak makan pagi. Anda-anda yang muda ini harapan mereka," kata Prabowo.
Prabowo mengingatkan pengabdian para pemuda dapat dimulai dari bagian terkecil di lingkungannya. Selain pintar, ia juga menekankan para pemuda harus menjadi tangguh.
"Kita butuh anak muda sebagai calon-calon pemimpin. Dalam waktu dekat, saudara bisa saja nanti memimpin mulai dari tingkat pedesaan, setelah itu meningkat-meningkat terus," ujar Prabowo.
Sebagai informasi, UKRI merupakan perguruan tinggi yang dibangun dari cita-cita luhur keluarga besar Soemitro Djojohadikusumo yang menginginkan Indonesia menjadi bangsa yang lebih baik.
Baca Juga: Momen Titiek Soeharto Jadi 'Biduan' Hambalang, Ajudan Auto Panik Lihat Prabowo Datang
Saat ini, UKRI memiliki enam fakultas, yakni Fakultas Teknik Industri; Fakultas Ilmu Sosial dan Sastra; Fakultas Ilmu Komputer dan Sistem Informasi; Fakultas Ekonomi; dan yang terbaru, Fakultas Matematika dan Fisika.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK