Suara.com - Nama istri Kaesang Pangarep, Erina Gudono tengah santer dibicarakan usai diwacanakan menjadi calon Bupati Sleman pada Pilkada 2024 mendatang. Adapun wacana menantu Jokowi jadi calon Bupati Sleman itu berasal dari Partai Gerindra Sleman.
Namun tak hanya nama Erina yang cukup menarik perhatian. Di Kabupaten Bantul, nama artis multitalenta Soimah Pancawati juga muncul untuk diusung menjadi calon Bupati Bantul.
Hal ini dibenarkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kabupaten Bantul, Datin Wisnu Pranyoto. Ia memastikan artis yang juga penyanyi kenamaan tanah air itu masuk dalam radar untuk diusung dalam Pilkada 2024 mendatang.
Lantas apa yang menjadi pertimbangan Partai Gerindra melirik Soimah untuk maju Pilkada Bantul nanti? Menurut Datin, sosok Soimah sendiri sudah bukan orang asing lagi untuk warga Bumi Projotamansari.
"Kami melirik Soimah karena adalah tokoh daerah yang tentu saja dia juga mungkin popularitasnya sudah tidak diragukan lagi, hampir semua orang kalau di Kabupaten Bantul itu bicara Soimah semua kenal. Itu jadi pertimbangan juga," kata Datin saat dihubungi, Rabu (13/2/2024).
Selain dari sisi popularitas yang dinilai sudah sangat mentereng di kalangan masyarakat. Soimah dinilai sebagai tokoh yang kuat dalam menjunjung seni dan budaya.
Karakter itu dipercaya sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh Kabupaten Bantul. Sosok pemimpin yang memang erat dengan kesenian dan budaya khususnya di Bantul.
"Selain itu dia juga menjadi tokoh seni budaya lah menurut kami. Pas dengan karakter di Kabupaten Bantul ini yang juga masih menjunjung tinggi terkait dengan seni dan budaya. Itu juga menjadi bahan pertimbangan di kami," tuturnya.
Kendati demikian memang, Datin bilang belum ada pembicaraan dengan Soimah secara langsung mengenai rencana tersebut. Hal itu masih sebatas wacana yang muncul terkait calon dari eksternal partai.
Baca Juga: Mantan Ajudan Presiden Jokowi Dikabarkan Maju Pilkada 2024, Bertarung di Kandang Banteng?
"Memang Soimah masuk radar kami untuk bisa dicalonkan di Gerindra apabila dia berminat, menjadi radar kami. Tapi belum, saat ini belum (ada pembicaraan dengan Soimah)," ucapnya.
Berita Terkait
-
Masuk Bursa Cabup Sleman, Erina Gudono Pilih 'Cawe-cawe' Jabatan Kaesang: Dia Jadi Boneka Aja
-
Beda Pendidikan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, Sama-sama Diisukan Nyalon di Pilkada 2024
-
Momen Erina Gudono Panik Kaesang Bocorkan Mau Maju Bupati Sleman
-
Mantan Ajudan Presiden Jokowi Dikabarkan Maju Pilkada 2024, Bertarung di Kandang Banteng?
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Menteri Jerman Kunjungi Pabrik Bayer di Cimanggis, Soroti Energi Hijau
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen