Suara.com - Beredar video seekor burung unta terlihat dijalanan kota Seongnam, Korea Selatan. Burung tersebut tampak melintasi jalan dan melewati pengendara.
Melansir Asiaone, diketahui burung unta tersebut melarikan diri dari kebun binatang kota setempat. Pihak berwenang mengatakan pada hari Selasa (26 Maret) burung unta ini sempat terjebak dijalanan selama 1 jam.
Terlihat banyak pengemudi yang terkejut dan mengindar dengan keberadaan burung unta itu. Binatang itu dengan cepat melintasi lalu lintas.
Sementara terlihat jalanan padat dengan kendaraan. Keberadaannya pun diabadikan oleh pengendara yang lewat. Burung unta ini ternyata melarikan diri dari kebun binatang bernama Bug City, Korea.
Baca juga:
Siapa Bakal Calon Kepala Daerah di Kepri yang Disiapkan PKS?
Apakah Infus Dapat Membatalkan Puasa?
Pada akhirnya binatang itu ditangkap oleh polisi dan pemadam kebakaran setempat menggunakan jaring di sebuah tempat parkir mobil yang berjarak sekitar 2,6 kilometer dari kebun binatang, yang terletak sekitar setengah jam di sebelah selatan Seoul.
Binatang berusia empat tahun ini diamankan dalam keadaan selamat dan dikembalikan ke kebun binatang dalam kondisi stabil, kata pemilik kebun binatang, Choi Yun-joo, kepada Reuters.
Baca Juga: Usai Ungkap Bukti KDRT, Areum Eks T-ARA Lakukan Percobaan Bunuh Diri
"Satu-satunya temannya, seekor burung unta betina bernama Tasooni, telah mati sekitar sebulan yang lalu. Mungkin hal itu sangat berat bagi Tadori," kata Choi.
Berita Terkait
-
Bukan Sembarang Donat, Ini 5 Keunikan Kkwabaegi, Donat Kepang Khas Korea
-
Anggaran Pakan Hewan di Kebun Binatang Surabaya Dikorupsi Rp10,2 M, DPR Minta Semua Diperiksa!
-
Ketika Pakan Satwa Dikorupsi: Ironi Ketidakadilan Mahluk yang Tak Bersuara
-
Berapa Harga Tiket Masuk Kebun Binatang Surabaya? Eks Dirutnya Jadi Tersangka Korupsi
-
Apa Saja Hewan di Kebun Binatang Surabaya? Kondisi Satwa Disorot usai Eks Dirut Korupsi
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik