Suara.com - Keluarga yang sering pamer kemewahan yakni Sandra Dewi dan Harvey Moeis belakangan ini menjadi sorotan banyak pihak.
Hal itu terjadi usai kabar suami aktris cantik Sandra Dewi, Harvey Moeis resmi dijadikan tersangka oleh Kejaksaan Agung atas kasus korupsi.
Informasi yang didapat, Harvey Moeis merupakan tersangka pada kasus korupsi tata niaga komoditas timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk.
Baca Juga:
- Harvey Moeis Terseret Kasus Korupsi, Sandra Dewi Dihempas Sejumlah Brand?
- Harvey Moeis Hobi Kasih Berlian ke Sandra Dewi, Kedok Buat Tutupi Korupsi Timah Rp271 Triliun?
Kabar ini sukses mengejutkan warganet, pasalnya Harvey Moeis biasanya dipandang sebagai sosok suami sempurna yang penyayang dan kerap memberikan kemewahan pada keluarganya.
Atas kasus korupsi yang menjerat Harvey Moeis, Sandra Dewi juga berpotensi ikut terseret sebagai tersangka.
Hal itu lantaran sang artis diduga memiliki peran dan ikut menikmati dana korupsi bersama suaminya.
Pakar hukum Firman Chandra dalam video yang beredar di YouTube mengungkapkan, bahwa Sandra Dewi sangat berpotensi menjadi tersangka.
Menurut dia, hal itu disebabkan Sandra Dewi turut menikmati penghasilan suaminya.
Baca Juga: Jaksa Diduga Peras Saksi Rp3 Miliar, KPK: Hormati Proses yang Berlangsung Tanpa Giring Opini
Sandra Dewi bisa ditetapkan sebagai tersangka mengikuti sang suami, jika terbukti menggunakan uang korupsi yang dialirkan oleh Harvey Moeis.
"Pada saat dinyatakan seorang suami mendapat aliran dana yang cukup deras, cukup banyak, sampailah ke istrinya, ke gereja, ke lembaga-lembaga amal lainnya," katanya, dikutip, Sabtu (30/3/2024).
Tetapi memang hukuman yang akan didapat oleh Sandra Dewi sebagai penerima pasif tidaklah seberat Harvey Moeis.
Kendati begitu, hingga saat ini belum ada tanggapan apapun dari Sandra Dewi soal kasus yang melibatkan suaminya itu. Namun Sandra sudah membatasi kolom komentar akun media sosialnya sejak Harvey Moeis diamankan polisi.
Mengenal Sekilas
Sandra Dewi lahir 08 Agustus 1983. Dia adalah pemeran asal Indonesia. Ia juga dikenal sebagai brand ambassador beberapa produk baik di Indonesia maupun Asia Tenggara.
Sandra Dewi merupakan anak sulung dari tiga bersaudara dari orang tua yang memiliki darah Tionghoa dan Palembang.
Ia menetap di Pangkalpinang hingga pindah ke Jakarta pada tahun 2001 untuk melanjutkan kuliah di London School of Public Relations.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan