Suara.com - Jalan tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) mengalami longsor pada Rabu (3/4/2024) kemarin malam. Menurut Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi longsornya Tol Bocimi bukan diakibatkan oleh kesalahan pengelola, melainkan karena faktor alam.
“(Tol Bocimi longsor) karena itu (faktor) alam, bukan kesalahan pengelola,” ujarnya saat ditemui saat meninjau Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Kamis (4/4/2024).
Budi menjelaskan jika pihaknya sudah menerima laporan tersebut dari Kementerian PUPR dan akan segera menindaklanjuti hal tersebut. Dia juga menyebutkan jika proses pemulihan tol yang amblas itu bisa dilakukan dalam waktu yang singkat.
“Tentunya kami sudah dapat laporan dari PU dan segera ditindaklanjuti. Pengalaman dari Demak, proses recovery itu bisa dalam waktu singkat,” imbuhnya.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang turut mendampingi Budi di lokasi juga menjelaskan pihaknya segera menyiapkan jalur arteri untuk menjadi alternatif bagi masyarakat yang biasa menggunakan Tol Bocimi.
Dia juga menyebut segera menyosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat agar bisa segera menggunakan jalur arteri tersebut.
“Ini baru saja kita tentunya harus mempersiapkan alternatif, yaitu mempersiapkan rute arteri untuk bisa digunakan,” ujar Listyo pada kesempatan yang sama.
“Nanti akan kita siapkan sosialisasi petunjuknya. Sehingga masyarakat yang biasanya dilayani dengan jalur Bocimi bisa dilayani dengan jalur arteri dengan tujuan yang sama,” imbuhnya.
Pembangunan Tol Bocimi ini baru saja diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Jumat (4/8/2023) lalu. Pembangunan tol ini menghabiskan dana hingga Rp3,2 triliun.
Baca Juga: Tol Bocimi yang Longsor Baru Seumur Jagung, Padahal Diresmikan Jokowi
Kontributor : Putu Yonata Udawananda
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Apa Persamaan dan Perbedaan Gempa Bumi Venezuela dan Kolombia?
-
Emiten AVIA Tegaskan Kepatuhan Persaingan Usaha KPPU
-
111 Orang Tewas Usai Gempa Bumi Besar Kolombia, Rumah Sakit Hancur
-
Arkeologi Italia Geger! Bangkai Kapal Romawi Kuno Ditemukan di Lepas Pantai Sisilia
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui