Suara.com - Pertandingan babak perempatfinal Piala Asia U-23 2023 antara Korsel U-23 vs Timnas Indonesia U-23 akan berlangsung Jumat (26/4) di Abdullah bin Nasser bin Khalifa Stadium.
Jelang laga Timnas Indonesia U-23 ini digelar nonton bareng alias nobarr di sejumlah kota. Informasi lokasi nobar juga banyak berseliweran di platform media sosial.
Nah yang menarik perhatian kemudian informasi mengenai nobar Timnas Indonesia U-23 ini jadi nyinyiran publik. Hal ini lantaran poster mengenai nobar Timnas Indonesia U-23 terselip foto muka-muka pejabat.
Baca juga:
Semisal informasi nobar di Jombang, Jawa Timur. Pada poster yang beredar di platform media sosial X terpampang foto besar Pj Bupati Jombang, Sugiat. Di poster itu disebutkan bahwa nobar akan berlangsung di Taman Informasi Jombang.
Poster informasi mengenai nobar Timnas Indonesia ini tidak terdapat foto para pemain ataupun pelatih Shin Tae-yong. Lalu ada juga poster informasi nobar di Kota Magelang.
Di poster itu terdapat foto AI Wali Kota Magelang, Muchamad Nur Aziz dan wakil Wali Kota M Mansyurmeminta. Nobar di Magelang akan berlangsung di Pendopo Wali Kota Magelang.
Baca juga:
Yang tak kalah menarik, poster nobar Timnas Indonesia yang berlangsung di Tenggarrong, Kabupaten Kutai Kartanegara. Di poster info nobar itu dipajang foto ukuran besar bupati Kutai Edi Damansyah. Sementara tiga foto pemain Timnas Indonesia U-23 dengan ukuran sangat kecil.
Baca Juga: Pantas Saja Cantik Banget, Istri Shin Tae-yong Dulunya Bekerja di Stasiun TV Terkenal Korea
Lalu pada poster informasi nobar di Cilegon. Pada foto itu terlihat wajah Helldy Agustian, Wali Kota Cilegon yang berada di samping persis Shin Tae-yong.
Tak ketinggalan juga Pemkab Batang yang gelar nobar Timnas Indonesia U-23. Di poster itu, foto Pj Bupati Batang, Lani Dwi Rezeki juga terlihat jelas.
Sontak saja kumpulan poster informasi nobar ini mendapat banyak nyinyiran dari netizen di platform media sosial.
"Tipikal boomerr mauu buat poster nobar ajaa harus di timpalinn foto nyaaaa," sindir salah satu netizen.
"Posternya bagus, lebih bagus lagi kalo foto pak pejabat ngga ada," ungkap akun lainnya.
"Kampanye terselubung menjelang pilkada," tambah netizen.
Tag
Berita Terkait
-
Pantas Saja Cantik Banget, Istri Shin Tae-yong Dulunya Bekerja di Stasiun TV Terkenal Korea
-
Tinggal Selangkah Lagi, STY Bakal Realisasikan Target Pribadi yang Dijanjikannya
-
Songsong Pilkada 2024, Ganjar Pranowo Pastikan Turun Gunung Bantu PDIP
-
Ramadhan Sananta Dapat Bermain, STY Kemungkinan Akan Menjadikannya Kartu AS
-
Media Australia Bahas Timnas Indonesia, Sebut Raksasa Asia yang Telah Bangun dari Tidur
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
IHSG Betah di Level 6.300, TINS dan MEDC Wajib Dipantau
-
Sidang Banding Kasus Chromebook Digelar Hari Ini, Nadiem Minta Hakim Uji Ulang Pertimbangan Putusan
-
Dua Titik Lokasi Demo di Jakarta Hari Ini
-
Review Film CODA: Harmoni Keheningan, Musik, dan Cinta Keluarga
-
Bromo Dilanda Kebakaran Hutan, Akses Jemplang hingga Senduro Ditutup
-
Cegah Campak hingga ISPA, Bulan Suplementasi Vitamin A Akan Berlangsung Selama Agustus
-
Strategi Mitsubishi Fuso Perkuat Hubungan Konsumen dan Edukasi Perawatan Mesin B50 di GIIAS 2026
-
Solusi Dana PIP Tidak Cair, Ini Informasi Resmi dari Kemendikdasmen
-
Cara Membedakan Cinta, Manipulasi, dan Penipuan Menurut Detektif Jubun
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal