Suara.com - Polisi tengah memeriksa kernet bus Trans Putera Fajar bermuatan rombongan pelajar SMK Lingga Kencana Depok yang terlibat kecelakaan maut di Jalan Raya Kampung Palasari, Ciater Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pemeriksaan berlangsung di Polres Subang pada Senin (13/5/2024) hari ini.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jawa Barat Kombes Wibowo menyebut kernet tersebut langsung diperiksa usai dinyatakan sehat. Pemeriksaan dilakukan sesegera mungkin mengingat yang bersangkutan merupakan saksi kunci dalam kasus ini.
"Ini saksi kunci, sekarang sedang dalam pemeriksaan juga oleh penyidik Polres Subang," kata Wibowo kepada wartawan, Senin (13/5/2024).
Sementara sopir bus Trans Putera Fajar, lanjut Wibowo, hingga kekinian belum bisa diperiksa lantaran masih dalam perawatan. Wibowo memastikan penyidik akan langsung memeriksa yang bersangkutan nantinya apabila telah dinyatakan sehat karena juga merupakan saksi kunci.
"Tentu ke depan kita sudah punya rencana penyelidikan langkah-langkah yang kita lakukan kita akan periksa nanti," katanya.
Sebagaimana diketahui peristiwa kecelakaan ini terjadi pada Sabtu (11/5/2024) lalu. Sebelas orang dilaporkan meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
Di sisi lain terdapat 33 korban luka-luka yang hingga kekinian masih dirawat. Namun begitu pihak kepolisian belum menetapkan tersangka di balik kejadian ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Prabowo Sentil Bogor Semrawut Banyak Spanduk, Wawako Jenal: 61 Baliho Sudah Kami Bongkar
-
Saksi Kasus Noel Ebenezer Ungkap Ada 4 Orang dari Kejagung Minta Duit Masing-masing Rp 1,5 Miliar
-
DJKI Perkenalkan Layanan Konsultasi Kekayaan Intelektual Melalui Video Call
-
Saksi Sidang Noel Akui Pernah Ditawari LC Oleh 'Sultan Kemnaker': Saya Tidak Tahu Sumber Duitnya
-
Singgung Kasus Pertamina, Eks Ketua MK Beberkan Persoalan Besar Penegakan Hukum
-
Desak Dokumen AMDAL RDF Rorotan Dibuka, DPRD DKI: Jangan Ada yang Ditutupi!
-
Diterjang Banjir, Begini Upaya Pulihkan Trauma UMKM Perempuan di Aceh dan Sumatra
-
Mengenal RDF Plant Rorotan: Mesin Pengolah Sampah Jakarta yang Berusaha Keras Hilangkan Bau Busuk
-
Pigai Minta Isu Reshuffle Kabinet Tak Digoreng, Tegaskan Pernyataan Mensesneg Valid
-
Habiskan Anggaran Rp1,3 Triliun, DPRD DKI Sebut Perencanaan RDF Rorotan Tak Matang