Suara.com - Bareskrim Polri mengklaim bakal menangkap siapa saja yang terlibat dalam kasus judi online, tak terkecuali para artis dan selebgram yang melakukan promosi atau menjadi endorse judi online.
Kabareskrim Polri, Komjen Wahyu Widada mengaku bakal menindak tegas para selebgram dan selebriti yang ikut mempromosikan judi online.
“Terkait dengan selebgram tadi, ya prinsipnya kami tangani, kami melakukan penanganan, siapapun yang mempromosikan,” kata Wahyu, di Bareskrim Polri, Jumat (21/6/2024).
Namun, lanjut Wahyu, hal ini bakal sedikit merepotkan lantaran banyak artis dan selebgram yang mempromosikan judi online sejak lama. Namun hal itu baru kembali muncul.
“Itu kan promosinya sudah lama, barangnya dimunculkan lagi baru-baru ini, kemudian kami buka, cek, websitenya sudah off, sudah tidak ada lagi, demikian juga kendala,” jelasnya.
Namun meski demikian, lanjut Wahyu, pohaknya bakal tetap melakukan penindakan meski laman judi online yang sempat dipromosikan sudah ditutup.
“Tapi siapapun itu, bukan menjadi hambatan buat kita, selebgram maupun artis akan kita lakukan penindakan,” jelasnya.
Satgas pemberantasan judi online Bareskrim Polri, sebelumya mengungkap 318 kasus judi online dalam kurun waktu 24 April hingga 17 Juni 2024.
Wahyu Widada mengatakan, dalam ratusan kasus yang diungkap oleh pihaknya, ada 464 tersangka yang diringkus.
"Selama 23 April sampai 17 Juni, Bareskrim Polri mengungkap kasus Judi online sebanyak 318 kasus," kata Wahyu.
Wahyu mengatakan, dalam perkara ini sejumlah barang bukti berupa uang tunai senilai Rp67,5 miliar turut disita polisi.
"Kami menyita barang bukti berupa uang Rp67,5 miliar, 494 unit handphone, 36 unit laptop, 257 rekening, 98 akun judi online, dan 296 kartu ATM," beber Wahyu.
Berita Terkait
-
Minta Masyarakat Lapor ke Sini, Propam Polri Tak Segan Pecat Anggota Terlibat Judi Online: Jangan Coba-coba!
-
Fantastis! Bareskrim Bongkar 3 Website Judi Online Kakap, Transaksinya Tembus Rp1,414 Triliun
-
Bareskrim Sita Uang Rp67,5 Miliar dari 318 Kasus Judi Online, Para Tersangka Siap-siap Dimiskinkan
-
Tegaskan Penerima Bansos Harus Kategori Miskin, Wapres Maruf: kalau Dipakai Judi Langsung Dicabut
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis