Suara.com - Dari 318 kasus judi online yang diungkap Bareskrim Polri sejak 24 April hingga 17 Juni 2024, ada tiga kasus yang cukup menonjol lantaran memiliki perputaran uang yang cukup fantastis.
Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada mengatakan, laman judi online tersebut adalah 1xbet, w88, dan liga ciputra. Total uang transaksi yang berputar dari 3 laman judi online ini sebesar Rp1,414 triliun.
Dari laman judi online 1xbet, polisi meringkus 9 orang tersangka. Mereka memiliki peran yang berbeda dalam menjalankan perjudian tersebut.
Inisial para tersangka yakni ANZ, dan MRW yang berperan mengumpulkan rekening-rekening deposit dan penarikan dalam transaksi perjudian online.
“Serta jadi admin dan operator yang melayani deposit dan withdraw dari para pemain,” kata Wahyu, di Bareskrim Polri, Jumat (21/6/2024).
Tersangka lainnya yakni MBD, yang berperan sebagai agen dan mengendalikan judi online. Kemudian AMD yang memiliki peran untuk menawarkan pekerjaan sebagai operator laman judi online, 1xbet.
“Dan mendirikan operator perjudian online dengan website 1xbet,” ucapnya.
Tersangka lainnya yakni AA dan AL berperan dalam mencari dan membeli rekening deposit dan with draw. Selanjutnya DYP dan DF berperan mencari calon nasabah bank yang memiliki fasilitas mobile banking dan menerima hp serta kartu perdana untuk dilakukan aktivasi mobile banking.
“AR berperan merekrut pengumpul rekening untuk deposit dan witdraw, kemudian insial AAP dan V yang keduanya berstatus DPO, berperan memberikan pekerjaan kepada tersangka dengan penyelenggara web 1xbet,” jelasnya.
Baca Juga: Bareskrim Sita Uang Rp67,5 Miliar dari 318 Kasus Judi Online, Para Tersangka Siap-siap Dimiskinkan
Kemudian, kasus yang diklaim memiliki banyak perputaran uang yakni laman judi online w88. Dari laman ini, polisi menjaring sebanyak 7 tersangka, di antaranya ESI sebagai leader pengurusan keuangan terkait perjudian w88 melalui money changer dan crypto currency.
“ESA dan EJD berperan melakukan perekapan data transaksi keuangan yang dikirimkan tersangka ESI,” kata Wahyu.
Kemudian tersangka lainnya yakni FA yang merrupakan direktur utama money changer dan berperan melakukan verifikasi dan persetujuan terhadap semua transaksi pertukaran uang.
“JH berperan membantu tersangka ESI dalam menukarkan uang dari rupiah ke USD. VV berperan mengumpulkan rekening dan mengirimkan 20 token internet banking ke luar negeri, kemudian RHF berperan membuat rekening untuk menampung uang hasil kejahatan,” ucapnya.
Kemudian satu laman yang dianggap memiliki pertlputaran uang besar yakni laman judi online bernama liga ciputra. Kasus ini diungkap oleh Polda Metro Jaya, pada 11 Juni 2024 lalu.
Dalam perkara ini, ada dua tersangka yang terjaring, di antaranya yakni JT melakukan penarikan uang dalam rekening judi online.
Berita Terkait
-
Bareskrim Sita Uang Rp67,5 Miliar dari 318 Kasus Judi Online, Para Tersangka Siap-siap Dimiskinkan
-
Hadi Tjahjanto Jamin Satgas yang Dipimpinnya Bersih dari Aparat TNI-Polri Pemain Judi Online
-
Siap-siap! Pembelian Top Up Game Di Minimarket Bakal Ditutup Gegara Ramai Judi Online
-
Gawat! 80 Ribu Anak Indonesia Usia di Bawah 10 Tahun Sudah Main Judi Online, Transaksi Mulai Rp10 Ribu
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Ahmad Dhani Datangi Bareskrim Usai Akun Instagramnya Mendadak Hilang
-
Kasus LNG, 2 Eks Pejabat Pertamina Divonis 4,5 dan 3,5 Tahun Penjara
-
Singgung Privasi Prabowo, Said Abdullah PDIP Sarankan Amien Rais Minta Maaf Secara Ksatria
-
Datang ke Sidang dengan Infus, Nadiem Minta Status Penahanan Dialihkan
-
Peringatan Hardiknas 2026: Wamendagri Wiyagus Tekankan Tiga Fondasi Strategis Pendidikan Bermutu
-
Babak Baru Pengelolaan Sampah Jakarta: Dari Sanksi Warga Hingga Kewajiban Diskon Makanan
-
Rugikan Negara Rp1,77 Triliun, Eks Direktur Gas Pertamina Cuma Divonis 4,5 Tahun Penjara!
-
Krisis Sampah Jakarta Kian Mendesak, Edukator Sebut Perubahan Harus Dimulai dari Rumah Tangga
-
Kebijakan Terbaru Donald Trump Bikin Kanselir Jerman Kesal: Kasih Pukulan ke Seluruh Eropa
-
Dilaporkan ke Bareskrim, Abu Janda hingga Ade Armando Dituding Provokasi Potongan Video JK