Setelah dari Pasar Manggis, Gibran langsung bertolak ke Kampung deret Pelangi, Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johor Baru, Jakarta Pusat. Sama seperti sebelumnya, Gibran dan Raffi menemui warga di lokasi.
Ia juga menyapa beberapa warga yang berada di dalam rumah. Kedatangan Gibran mengundang keramaian di lokasi.
Banyak di antara mereka yang baru pertama kali melihat Gibran dan Raffi secara langsung.
"Itu mas Gibran dek yang pakai jaket hijau, anaknya pak Jokowi (Presiden RI)," kata seorang ibu ke anaknya.
"Kalau yang botak itu Raffi, ih botak ya dia sekarang (karena pulang haji)," kata ibu itu.
Lokasi ketiga, Gibran mendatangi Pasar Nangka, Johor Baru, Jakarta Pusat. Selain membagikan susu dan buku tulis, Gibran juga menemui sejumlah pedagang.
Ia juga membeli dagang sayur sejumlah pedagang seperti wortel dan cabai. Terlihat para pedagang antusias dengan kedatangan Wali Kota Solo itu.
"Makasih ya bu, ini nanti yang bayar yang baju cokelat," kata Gibran sambil menunjuk stafnya.
Kedatangan Gibran blusukan di Jakarta bukan baru kali ini, pada 28 Juni lalu Gibran ikut bersama Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta berkegiatan di Jakarta.
Baca Juga: Langka! Momen Gibran Beli Cabai Rp20 Ribu di Pasar Nangka: Kaget Dapat Banyak, Stafnya Disuruh Bayar
Tag
Berita Terkait
-
Langka! Momen Gibran Beli Cabai Rp20 Ribu di Pasar Nangka: Kaget Dapat Banyak, Stafnya Disuruh Bayar
-
Bikin Pangling saat Blusukan di Jakarta: Emak-emak Gemes Lihat Gibran, Raffi Ahmad Dikira Bule
-
Ajak Artis Bagi-bagi Susu dan Buku: Gibran 'Laris' jadi Objek Selfie, Kepala Plontos Raffi Ahmad Disorot Emak-emak
-
Rajin Blusukan Jelang Dilantik Wapres, Begini Momen Gibran Ajak Raffi Ahmad Jalan Kaki di Gang Sempit Jaksel
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Menolak Lupa di Tanah Adat: Asa Kang Edai dan Astra Merawat Suku Osing
-
Penjualan Geely Group Melonjak Drastis di GIIAS 2026 Melalui Dominasi Mobil Listrik
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati