Suara.com - Sandiaga Uno menekankan bahwa dirinya masih fokus bertugas sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf). Hal ini disampaikan Sandiaga setelah namanya kerap dikaitkan bakal maju dalam Pilkada Jakarta.
Nama Sandiaga unggul dalam Pilkada Jakarta apabila dipasangkan dengan Anies Baswedan. Hal itu seperti survei terbaru Indikator Politik.
Sandiaga mengatakan bahwa sampai sekarang belum ada penugasan dari partai berlambang Ka'bah yang memintanya maju Pilkada Jakarta.
"Belum dapat update," kata Sandi kepada Suara.com, ditemui di Jakarta, Jumat (26/7/2024).
Menurut Sandiaga, Pilkada Jakarta akan selalu tuai perhatian masyarakat luas. Sehingga, partai politik tentu akan mempertimbangkan secara matang dalam mengusung calon gubernur dan wakil gubernur.
"DKI ini kan juga Pilkada yang jadi baromter yang dipantau secara luas oleh masyarakat. Saya pengalaman di Pilkada DKI dan juga merasakan gimana perjuangannya. Jadi ini memang butuh suatu persiapan dan sebuah kesepakatan di antara partai politik dan gabungan partai politik," tuturnya.
Sebagai kader partai politik, Sandi menyampaikan bahwa dirinya memang butuh penugasan dari elit parpol. Dari pada itu, Sandiaga mengatakan kalau dirinya juga masih sibuk menjalani tugas sebagai Menparekraf.
"Jadi sebelum ada penugasan atau yang disampaikan partai politik dan gabungan partai politik, sementara saya akan bertugas di kementerian selama sisa dua bulan terakhir," pungkasnya.
Sebelumnya, lembaga survei Indikator Politik Indonesia merilis hasil simulasi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Pilkada Jakarta. Hasilnya, duet Anies Baswedan-Sandiaga Uno menempati posisi teratas dengan torehan suara mencapai 44,1 persen.
Baca Juga: PAN Mau Pasangkan Anies Dengan Zita Anjani, Begini Respons PKB
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok