Suara.com - Baru-baru ini pengamat politik Rocky Gerung sempat terlibat debat panas dengan relawan Jokowi Silfester Matutina. Sosok Fadjroel Rachman pun turut dicolek.
Debat panas antara Rocky Gerung dengan Silfester Matutina tersaji dalam sebuah program acara di salah satu televisi swasta yang dipandu Aiman Witjaksono.
Dalam debat tersebut, Silfester sempat terpancing emosi dengan pernyataan Rocky Gerung lalu bangkit dari duduknya dan mendekati sembari melontarkan kata-kata kasar.
Belakangan sikap arogan relawan Jokowi itupun dibandingkan dengan sosok Fadjroel Rachman, sosok yang pernah jadi relawan Jokowi dan kerap terlibat debat dengan Rocky Gerung.
Tak sedikit yang kemudian dari publik membandingkan gaya debat Fadjroel Rachman dengan Silfester ketika berhadapan dengan Rocky Gerung.
Diketahui debat panas yang tersaji antara Ketua Umum Solidaritas Merah Putih tersebut dengan Rocky Gerung bukan kali itu saja terjadi.
Sebelumnya di acara Indonesia Lawyers Club, Silfester juga sempat terlibat debat dengan Rocky Gerung yang ketika itu memotong adu argumen antara Silfester dengan politisi PDI Perjuangan Deddy Sitorus.
Ketika itu Silfester tengah berdebat dengan Deddy Sitorus perihal pemenang Pilpres 2024.
Tetiba di tengah adu argumen itu, Rocky memotongnya dengan meminta pamit kepada Karni Ilyas selaku host.
Baca Juga: Apa Itu Solidaritas Merah Putih? Jadi Sorotan Usai Ketumnya Terlibat Debat Panas dengan Rocky Gerung
"Bang Karni saya pulang duluan ya. Saya pulang duluan karena saya ngga mau denger onderdil," sentilnya.
Pernyataan Rocky itu ditanggapi emosi oleh Silfester.
"Dia pulang duluan, dia takut itu iya kan? Itu adalah orang takut dan orang kalah. Kalau mau tetap di gelanggang," balas Silfester.
Sementara itu, lain Silfester lain Fadjroel Rachman.
Aktivis 98 tersebut beberapa kali juga terlibat debat panas dengan Rocky Gerung.
Tapi, tiap kali ia memaparkan argumen untuk melawan Rocky Gerung disertai dengan senyum tanpa menggunakan emosi bahkan caci maki.
Hal itu salah satunya bisa disimak ketika Fadjroel Rachman terlibat debat panas dengan Rocky Gerung di program acara Rosi di Kompas TV bertajuk Jokowi dan Masa Depan Demokrasi.
Beberapa kali keduanya saling melontarkan pernyataan keras. Meski begitu, baik Fadjrul maupun Rocky tampak santai bahkan diselingi saling lempar senyuman.
Fadjroel Rachman sendiri belakangan diketahui merupakan salah satu sahabat Rocky Gerung meski keduanya silang pendapat soal politik terutama mengenai pemerintahan Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian