Trump mengatakan kasus-kasus yang menimpa mereka adalah contoh persenjataan Departemen Kehakiman untuk menargetkan lawan politik. Dia kemudian mengungkit upaya pembunuhan pada 13 Juli, dengan mengatakan, "Saya mungkin terkena peluru di kepala karena hal-hal" yang mereka (Demokrat) katakan tentang dia. "Mereka bicara demokrasi, saya ancaman terhadap demokrasi. Mereka ancaman terhadap demokrasi," ujarnya.
"Saya telah berkeliling dunia sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat. Para pemimpin dunia menertawakan Donald Trump. Mereka mengatakan Anda adalah aib," kata Harris, yang memicu kata-kata kasar dari mantan Presiden tersebut.
Mengenai perang Israel-Hamas di Gaza, Harris memperjuangkan solusi dua negara. Trump mengatakan situasinya tidak akan pernah mencapai titik ini jika dia menjadi Presiden. Dia mengatakan Harris membenci Israel dan juga penduduk Arab di wilayah tersebut. Wakil presiden menjawab bahwa klaim Trump tidak benar dan menekankan dukungannya terhadap Israel.
Saat berdiskusi mengenai perang Ukraina, Harris mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin akan berada di Kyiv jika Trump menjadi presiden. Harris mengatakan Trump akan "menyerah" jika menghadapi tekanan dari Putin. “Putin akan duduk di Kyiv dengan perhatiannya tertuju pada seluruh Eropa, dimulai dengan Polandia. Seberapa cepat Anda akan menyerah demi kebaikan dan apa yang Anda anggap sebagai persahabatan dengan apa yang dikenal sebagai diktator yang akan memakan Anda. untuk makan siang."
Ketika ditanya apakah ia ingin Ukraina memenangkan perang melawan Rusia, Trump tidak memiliki jawaban langsung namun mengatakan ia ingin perang tersebut dihentikan. Saya pikir ini adalah kepentingan terbaik Amerika untuk menyelesaikan perang ini.
Ketika Trump terus-menerus mengungkit kegagalan pemerintahan Biden, mencoba mengikat Harris dengan kegagalan tersebut, wakil presiden menjawab, "Anda tidak mencalonkan diri melawan Biden."
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah
-
Kenapa Polisi 'Ngotot' Larang Mahasiswa Demo di Kawasan Bundaran HI?
-
Komisaris Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
-
Siasat Licik Andrew Mulyono Dekati Lodewyk Pusung Demi Kuasai Proyek Motor BGN Rp1 Triliun!
-
Polisi Ringkus Komplotan Begal Sadis di Pekanbaru, Belasan Motor dan Mobil Disita
-
Andrew Mulyono Bos Vendor Motor Listrik Jadi Tersangka Kelima Korupsi MBG, Ini Perannya
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam