Suara.com - Dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, Hizbullah Lebanon mengumumkan bahwa untuk mendukung Gaza dan perlawanan Palestina dan sebagai tanggapan atas agresi rezim Zionis, mereka telah menargetkan pangkalan Zionis Nimra, yang terletak di sebelah barat Tiberias, dengan serangan rudal.
Hizbullah Lebanon juga menargetkan pemukiman Zionis Karmiel dengan roket pada pukul 6:55 pagi ini.
Dalam perkembangan terkait, Brigade Al-Qassam dari gerakan perlawanan Palestina Hamas melancarkan serangan rudal besar-besaran terhadap pangkalan-pangkalan Israel milik musuh Zionis pada peringatan pertama Operasi Badai Al-Aqsa.
Dengan rudal Rajum jarak pendek 114mm mereka, para pejuang Al-Qassam menargetkan pangkalan militer Sufa di sebelah timur penyeberangan Rafah, kantor berita Palestina Samaa melaporkan pada Senin pagi.
Sebelumnya, setidaknya 11 orang telah kehilangan nyawa dan 17 lainnya terluka akibat serangan udara Israel yang menargetkan beberapa lokasi di Lebanon pada Minggu malam (6/10) waktu setempat, menurut sumber resmi dan militer Lebanon.
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan bahwa enam orang tewas dan 13 orang lagi terluka setelah serangan udara Israel menghantam sebuah gedung tempat tinggal di Desa Kayfoun, di Distrik Aley, Kegubernuran Gunung Lebanon.
Selain itu, serangan udara lainnya menyebabkan lima orang tewas dan empat terluka ketika sebuah drone Israel menembakkan rudal udara-ke-darat ke arah sepeda motor yang melintas di pintu masuk utara Kota Marjeyoun, yang berada di bagian timur selatan Lebanon.
Sumber militer yang tidak ingin disebutkan namanya juga melaporkan bahwa "serangan udara Israel menghancurkan sebuah masjid di Desa Yaroun di sektor tengah wilayah perbatasan pada sore hari."
Baca Juga: Soroti Konflik Israel-Palestina, Pengamat: Ada Upaya Membumihanguskan Gaza
Berita Terkait
-
"Hancur Menjadi Puing-Puing": Laporan PBB Ungkap 66% Bangunan di Gaza Hancur
-
Pertempuran Memanas, 11 Nyawa Melayang di Lebanon dalam Serangan Udara Terbaru Israel
-
Komandan Pasukan Quds Iran Hilang Setelah Serangan di Beirut
-
Cuma Butuh 1 Tahun Israel Hilangkan Nyawa Puluhan Ribu Warga Palestina
-
Soroti Konflik Israel-Palestina, Pengamat: Ada Upaya Membumihanguskan Gaza
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT