Suara.com - Panggung pesta rakyat yang disiapkan untuk menyambut pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, Minggu (20/10/2024) mulai dipadati pengunjung. Salah satunya seperti yang tersaji di area sekitar Monas dan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta, tempat Panggung Papua berdiri.
Pantauan jurnalis Suara.com di lokasi, area sekitar panggung mulai dipadati pengunjung sejak pukul 08.00 WIB pagi tadi. Warga yang berkumpul di sekitar panggung langsung dihibur dengan tari-tarian khas Papua.
Sekitar pukul 08.40 WIB, rombongan mobil dengan nomor polisi RI 2 sempat melintas di Bundaran depan Patung Kuda Arjuna Wijaya. Namun, tidak terlihat jelas siapa yang ada di dalam mobil.
Rombongan tamu negara dari Kepulauan Solomon juga sempat melintas sekitar pukul 09.00 WIB tadi. Mereka dikawal ketat petugas Polisi Militer.
Kini, area sekitar Monas dan Patung Kuda Arjuna Wijaya sudah semakin ramai. Bukan cuma dipadati warga, para pendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pun sudah mulai datang berkumpul untuk menyambut pimpinan baru RI.
Rombongan besar pendukung Prabowo Gibran datang dari arah Stasiun Gambir. Mereka kini memadati area sekitar IRTI Monas untuk mengantre parkir, sebelum bergerak menuju panggung utama.
Di panggung Papua sendiri, RAN jadi salah selain artis nasional yang akan meramaikan jalannya acara. Para pengunjung pun bisa menikmati aneka jajanan yang tersedia di area sekitar panggung.
Selain panggung Papua, masih ada 12 panggung lagi yang disiapkan untuk pesta rakyat di area sepanjang Sudirman hingga Thamrin.
Sekadar informasi, Prabowo dan Gibran akan membacakan sumpah jabatan sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029.
Baca Juga: Tak Hadir di Pelantikan, Megawati Sudah Agendakan Pertemuan Penting dengan Presiden Prabowo
Keduanya akan dilantik di Kompleks Parlemen Senayan. Acara tersebut dijadwalkan untuk dimulai pada pukul 10.00 WIB.
Berita Terkait
-
Mantan Istri Semringah! Titiek Soeharto Tebar Senyum di MPR Jelang Prabowo Dilantik jadi Presiden
-
Melintas Area Bundaran HI, Jokowi Diberi Ucapan Terima Kasih Oleh Warga
-
Jelang Pelantikan, Prabowo Sambut Tamu Negara Sahabat Tanpa Gibran
-
Tak Hadir di Pelantikan, Megawati Sudah Agendakan Pertemuan Penting dengan Presiden Prabowo
-
Surat untuk Prabowo: Lanjutkan Naturalisasi, Perbaiki Persepakbolaan Lokal
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan