Suara.com - Putri bungsu Presiden ke-4, Abdurrahman Wahid, Inayah Wulandari Wahid atau kerap disapa Inayah Wahid rupanya ikut hanyut dalam isu Fufufafa.
Momen Haul ke-15 Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjadi momen menyala bagi seorang Inayah. Pasalnya, dalam momen itu, Inayah menyentil soal Fufufafa.
Inayah mengatakan pada lawan bicaranya agar tidak memperebutkan jabatan secara berlebihan, terlebih soal jabatan dalam pemerintahan.
Kemudian Inayah mengatakan alasannya, bahwa sehebat apapun dan jabatan apapun yang dimiliki di pemerintahan masih akan kalah dengan Fufufafa.
“..Jangan jabatan itu diperebutkan, gila-gilaan ngerebutin jabatan jangan mas,” ujar Inayah.
“Tidak ada jabatan yang perlu dibela mati-matian, jangan bela-belain jabatan-jabatan terutama jabatan pemerintah. Soalnya bukan apa, kata mbak Yeni sehebat apapun kita, sekuat apapun kita, setinggi apapun kita,kalau anda punya jabatan pemerintah anda tetap dibawah Fufufafa,” tambahnya.
Sindiran halus dengan background komedi tersebut rupanya ditujukan pada Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.
Pasalnya, Inayah tak hanya menyentil soal Fufufafa, namun saat berpidato ia juga membacakan kalimat sambutan berupa ‘Para-para’.
“Ada para-para menteri, para-para pemuka agama, para-para Kyai…,” Ucap Inayah.
Baca Juga: Pedas! Inayah Wahid Sindir Gibran Hingga Gus Miftah Saat Peringatan Haul Gus Dur ke-15
Sementara itu, kata ‘Para-Para’ ini sendiri mendadak populer, lantaran disebutkan oleh Gibran dalam sambutannya saat Konferensi Besar (Konbes) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) di Hotel Aryaduta, Menteng, Jakarta.
“Yang saya hormati tokoh-tokoh, para-para tokoh agama, para-para Kyai, para-para Ibu Nyai yang hadir pada pagi hari ini….” Demikian potongan kalimat dalam sambutan Gibran.
Kontributor : Kanita
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga