Suara.com - Berdandan rapi dengan mengenakan kemeja batik berwarna coklat, membuat kesan pertemuan Menteri Koperasi, Budi Arie dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) menjadi tak biasa.
Meskipun diakui bahwa pertemuan tersebut hanyalah sekedar silaturahmi biasa, realitanya membuat masyarakat bertanya-tanya alasan sesungguhnya.
Pengamat Politik, Rocky Gerung menilai bahwa pertemuan antara Budi Arie dengan Jokowi ini tentu membicarakan sesuatu yang penting.
“Kalau pak Menteri Koperasi bertemu dengan Pak Jokowi dan tidak ada Konferensi pers, itu artinya beritanya dahsyat,” ujar Rocky, dikutip dari youtubenya, Kamis (30/1/25).
“Jadi kalau Pak Budi Arie sebagai Menteri koperasi tiba-tiba pergi ke Jokowi, dan keterangannya tidak membicarakan sesuatu itu artinya ada sesuatu yang penting yang dibicarakan, yang tidak mungkin diinformasikan,” sambungnya.
Rocky menyebut jika alasan Jokowi soal pertemuannya itu hanya silaturahmi biasa ini semakin memunculkan rasa curiga.
“Pak Jokowi mengatakan hanya silaturahmi biasa,” sebutnya.
“Nah, silaturahmi biasa ini artinya ada yang luar biasa yang tidak mungkin sekedar di silaturahmi-kan. Karena ini adalah soal yang menyangkut isu, gosip, kasak kusuk tentang keterlibatan Menteri Koperasi di dalam urusan judi online,” tambahnya.
Rocky menduga bahwa alasan pertemuan keduanya sudah sangat jelas berkaitan dengan isu yang sedang ramai dibicarakan.
Baca Juga: Prabowo Pangkas APBN Besar-besaran Demi MBG, Rocky Gerung : Kelihatan dari Awal
“Jadi sebetulnya kita menduga dengan keras bahwa ada sesuatu yang serius, yang menyebabkan pak Menteri itu terbang ke Solo dan mungkin agak tergesa-gesa karena terbatasnya waktu Pak Jokowi untuk bercakap-cakap secara serius,” ujarnya.
“Jadi tidak mungkin ada sesuatu yang masih disembunyikan,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Jauh-jauh ke Solo, Netizen Tebak Topik Perbincangan Jokowi dan Budi Arie: Dia Minta Perlindungan..
-
Prabowo ke Toko Buku, Jokowi Naik Moge: Rocky Gerung Soroti Kontras Hobi Dua Presiden
-
Rocky Gerung Sindir Touring Moge Jokowi Kontras dengan Hobi Prabowo: Tanda Ingin Eksis di Media, Tapi Idenya Terbatas
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
Terkini
-
Arkadia Digital Media akan Gelar Seminar Nasional Profesionalisme Penegakan Hukum dan Iklim Usaha
-
Gaza Diserang, Prabowo Komunikasi ke Board of Peace
-
Sempat Picu Korban Jiwa, Polisi Catat 1.000 Titik Jalan Rusak di Jakarta Mulai Diperbaiki
-
Jelang Hadapi Saksi, Nadiem Makarim Mengaku Masih Harus Jalani Tindakan Medis
-
Propam Pastikan Bhabinkamtibmas Tak Aniaya Pedagang Es Gabus, Aiptu Ikhwan Tetap Jalani Pembinaan
-
Singgung Alasan Medis Nadiem Makarim, Pengacara Minta Penahanan Dibantarkan
-
Israel Kembali Serang Gaza, Komisi I DPR Minta RI Lebih Aktif Tekan Institusi Internasional
-
Febri Diansyah: Dialog Publik soal Fakta Sidang Bukan Obstruction of Justice
-
Ekonom UGM: Iuran Dewan Perdamaian Bebani APBN, Rakyat Bersiap Hadapi Kenaikan Pajak
-
Pengamat: Pernyataan Menhan Soal Direksi Himbara Di Luar Kapasitas