Suara.com - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyebut putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Prabowo, sebagai sosok pemersatu.
"Saya lihat Mas Didit selaku putra Presiden Prabowo harus kita apresiasi, beliau punya semangat mengumpulkan semua tokoh, tokoh-tokoh besar, tokoh-tokoh muda," ujar Gibran dikutip dari ANTARA di Solo, Jawa Tengah, Selasa (26/3/2025).
Gibran menilai tindakan Didit yang menjalin komunikasi dengan berbagai pihak merupakan langkah luar biasa yang patut diapresiasi. Ia bahkan menilai Didit sebagai tokoh yang dapat diterima oleh semua kalangan.
"Saya kira itu luar biasa sekali, beliau sowan ke sana kemari menggandeng semua, anak-anak muda. Saya kira itu patut diapresiasi," tambahnya.
Salah satu langkah Didit yang menarik perhatian adalah kunjungannya ke sejumlah mantan presiden Indonesia. Pada hari pertama Lebaran, Didit berkunjung ke kediaman Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di Sumber, Solo, setelah sebelumnya menemui Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, di Jakarta.
Langkah Didit ini dinilai sebagai upaya membangun komunikasi yang lebih luas antara berbagai pihak, termasuk tokoh senior dan generasi muda. Perannya sebagai figur yang dapat menjembatani berbagai kepentingan menjadi sorotan dalam dinamika politik dan sosial Indonesia saat ini.
Jejak Prestasi di Dunia Fashion
Di balik sosoknya yang kini banyak terlibat dalam membangun komunikasi lintas generasi, Didit Prabowo adalah seorang perancang busana yang memiliki prestasi cemerlang di tingkat nasional maupun internasional.
Lahir pada 22 Maret 1984, Didit adalah putra tunggal dari Prabowo Subianto dan Siti Hediati Hariyadi, yang lebih dikenal sebagai Titiek Soeharto. Berbeda dengan keluarganya yang banyak berkecimpung di dunia politik, Didit memilih jalur fashion sebagai bidang yang ia tekuni.
Baca Juga: Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal Bareng Didit, Gibran, dan Jan Ethes, Jemaah Berdiri Abadikan Foto
Didit menempuh pendidikan di Parsons School of Design, New York, dan Ecole Parsons a Paris, tempat ia mengasah bakatnya dalam desain mode. Selain itu, ia juga mengambil kursus dalam bidang melukis, fotografi, dan sejarah seni, yang semakin memperkaya perspektif kreatifnya.
Bakatnya di dunia fashion terbukti dengan berbagai penghargaan yang ia raih, termasuk Silver Thimble Award pada tahun 2006 saat masih menjadi mahasiswa.
Karyanya pun kerap dipamerkan di Paris Fashion Week dan masuk dalam daftar Official Calendar Paris Fashion Week, menjadikannya salah satu desainer Indonesia yang diakui di kancah internasional.
Bahkan, gaun rancangannya pernah dipublikasikan dalam majalah Vogue Inggris, sebuah pencapaian bergengsi di industri fashion global.
Tidak hanya dalam busana, Didit juga memiliki keahlian dalam desain interior. Ia pernah terlibat dalam tim perancang interior mobil BMW Individual Series. Salah satu karyanya juga digunakan oleh penyanyi Carly Rae Jepsen saat tampil di MTV Video Music Award 2013.
Menjaga Privasi di Tengah Popularitas
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka