Suara.com - Masjid Raya Al Jabbar pernah jadi kebanggaan karena arsitekturnya yang megah dan danau buatannya yang memukau.
Kini Masjid Raya Al Jabbar kembali ramai dibicarakan. Bukan soal keindahannya. Tapi soal utangnya senilai Rp3,4 triliun.
Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi, mengungkap bahwa pembangunan masjid yang jadi ikon baru Bandung itu ternyata menggunakan dana pinjaman.
Pernyataan ini langsung mengundang pro dan kontra di tengah publik.
Apakah masjid sebesar itu memang sepadan dibangun dengan utang? Atau justru menjadi warisan beban bagi pemerintahan selanjutnya? Polemik ini bikin banyak pihak buka suara.
Mari simak tujuh fakta menarik seputar Masjid Al Jabbar—dari desain megahnya, danau buatan, hingga filosofi nama yang penuh makna.
Masjid Al Jabbar yang dibangun era Gubernur Ridwan Kamil bukan sekadar tempat ibadah. Ia adalah simbol kebanggaan baru masyarakat Jawa Barat.
Berdiri megah di Gedebage, Kota Bandung, masjid ini tidak hanya memikat lewat desain arsitekturnya yang futuristik.
Tetapi juga menyimpan banyak cerita menarik di balik pembangunannya. Yuk, simak tujuh fakta menarik tentang Masjid Al Jabbar yang perlu kamu tahu.
Baca Juga: Adu Gaji Maula Akbar Vs Putri Karlina, Anak Dedi Mulyadi dan Wabup Garut Segera Menikah?
1. Dibangun Selama Hampir Satu Dekade
Masjid Al Jabbar mulai dibangun pada tahun 2017 dan diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat saat itu, Ridwan Kamil, pada akhir tahun 2022.
Pembangunannya memakan waktu hampir enam tahun, mencerminkan kompleksitas desain dan besarnya skala proyek ini.
Sejak awal, masjid ini memang dirancang bukan hanya sebagai tempat salat, tetapi juga sebagai pusat wisata religi dan edukasi Islam.
2. Desain Arsitektur Bernuansa Futuristik dan Islami
Desain masjid ini sangat mencuri perhatian karena memadukan unsur arsitektur Islam klasik dengan bentuk geometris modern.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
Cegah Badai PHK Akibat Harga Gas, Dasco Pastikan Pemerintah Berpihak pada Buruh
-
Dulu Dicibir Kini Dipuji, Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen di Survei Kompas
-
Detik-detik Gempa Venezuela Mengguncang Pesawat di Bandara Simon Bolivar
-
Pendanaan MBG Dinilai Langgar Konstitusi, BEM UI Ajukan Amicus Curiae ke MK
-
BPKH Buka Rekrutmen Terbuka 2026: Sediakan 9 Posisi Strategis, Cek Syaratnya di Sini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?