Suara.com - Kabar baik bagi Anda yang sedang mencari cara dapat promo tambah daya listrik PLN 2025!
Pasalnya, PT PLN (Persero) kembali menghadirkan promo diskon potongan harga hingga 50% bagi yang ingin tambah daya listri PLN bulan Mei 2025 ini.
Promo tambah daya listrik PLN 2025 ini berlaku untuk semua golongan tarif listrik satu fasa hingga daya 5.500 VA.
“Tambah daya listrik dengan DISKON 50% cuma di aplikasi PLN Mobile! Berlaku untuk semua golongan tarif 1 fasa hingga 5.500 VA."
"Cukup beli token atau bayar tagihan listrik lewat PLN Mobile, kamu berhak dapetin voucher diskon tambah daya!,” tulis akun Instagram @pln_id pada Minggu, 11 Mei 2025.
Syarat dan Ketentuan Promo Tambah Daya PLN
Berikut beberapa ketentuan penting yang perlu Anda perhatikan:
1. Promo berlangsung dari 10 Mei hingga 23 Mei 2025.
2. Berlaku untuk pelanggan tegangan rendah satu fasa dengan daya awal 450 VA sampai 5.500 VA.
Baca Juga: PLN Hadirkan Diskon 50 Persen untuk Pelanggan, Ini Cara Klaimnya!
3. Daya akhir maksimal yang dapat diajukan adalah 7.700 VA.
4. Pelanggan harus sudah menjadi pengguna PLN sebelum 1 Mei 2024.
5. Minimal pernah melakukan satu transaksi di aplikasi PLN Mobile.
6. Biaya penyambungan dibayar lunas dan tidak dapat dicicil.
7. Penyesuaian Uang Jaminan Langganan (UJL) bisa dicicil 12 kali bagi pelanggan pascabayar.
8. Hanya bisa digunakan satu kali per ID pelanggan selama periode promo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik