4. Ethiopia – Skor: 99,3
Ethiopia menjadi rumah bagi Kristen Ortodoks sejak abad ke-4 Masehi. Tradisi mencatat misionaris Frumentius memperkenalkan Kekristenan ke Kekaisaran Aksum.
Islam juga masuk ke Ethiopia pada abad ke-7 dan menjadi agama minoritas yang signifikan hingga kini.
5. Yaman – Skor: 99,1
Yaman memainkan peran penting dalam sejarah awal Islam. Sejak masa Nabi Muhammad, Islam telah menjadi agama dominan.
Sebelumnya, Yaman juga mengenal Yudaisme dan Kekristenan, menjadikannya salah satu wilayah dengan sejarah keagamaan yang kaya.
6. Malawi – Skor: 99,0
Negara kecil di Afrika selatan ini mengenal Islam sejak abad ke-15 melalui para pedagang dari Timur Tengah. Kristen sendiri diperkenalkan pada abad ke-19 oleh misionaris Eropa.
Kini, meskipun Kristen lebih dominan, agama Islam tetap memainkan peran penting dalam budaya lokal.
7. Indonesia – Skor: 98,7
Sebagai negara dengan keberagaman kepercayaan, Indonesia mengakui enam agama secara resmi. Islam masuk melalui jalur perdagangan pada abad ke-13, sementara Hindu dan Buddha telah hadir lebih awal sejak abad ke-1 Masehi.
Kristen diperkenalkan oleh kolonial Eropa pada abad ke-16. Hingga kini, agama di Indonesia sangat memengaruhi kehidupan sosial dan politik.
8. Sri Lanka – Skor: 98,6
Pulau di Asia Selatan ini dikenal sebagai salah satu pusat Buddhisme sejak abad ke-3 SM. Selain Buddha, agama lain seperti Hindu, Islam, dan Kristen turut mewarnai dinamika spiritual masyarakat. Keberagaman ini menjadi cermin sejarah panjang Sri Lanka.
9. Mauritania – Skor: 98,5
Terletak di Afrika Utara, Mauritania nyaris homogen secara agama dengan mayoritas penduduk menganut Islam Sunni.
Bahasa Arab menjadi bahasa resmi, namun bahasa Prancis dan bahasa lokal juga digunakan luas dalam kehidupan sehari-hari.
10. Djibouti – Skor: 98,2
Djibouti adalah negara kecil yang strategis di Tanduk Afrika. Sejak abad ke-7, Islam menjadi agama utama di wilayah ini.
Lokasinya yang berada di jalur perdagangan penting membuat negara ini menjadi titik pertemuan budaya dan agama.
Religiusitas Masih Kuat
Meski tren global menunjukkan peningkatan sekularisme di beberapa negara, data ini menunjukkan bahwa agama tetap memainkan peran besar di berbagai belahan dunia, terutama di negara-negara berkembang di Asia dan Afrika.
Di tengah perkembangan teknologi dan modernisasi, praktik keagamaan tetap menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat.
Untuk Indonesia sendiri, religiusitas masyarakat terlihat jelas dalam berbagai perayaan keagamaan seperti Ramadan, Natal, Nyepi, dan Waisak yang diperingati secara nasional.
Pemerintah juga secara aktif melibatkan tokoh-tokoh agama dalam pembangunan moral dan sosial bangsa.
Dengan angka religiositas yang tinggi, Indonesia menunjukkan bahwa nilai-nilai spiritual tetap dijunjung tinggi dalam kehidupan bernegara, meski tantangan zaman terus berubah.
Berita Terkait
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor
-
Mitsubishi Xforce Hybrid Diproduksi di Indonesia
-
Luke Vickery Sah Jadi WNI, Tambahan Amunisi Baru Timnas Indonesia
-
Dari Pekerja Migran Indonesia ke Pengusaha, BRI Dampingi Rosyidah Raih Sukses Bersama C'milzea
-
Alam Dikeruk Nyawa Melayang, Ekonomi Ekstraktif Disebut Jadi Pemicu Konflik Berdarah di Papua
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda