Suara.com - Perjalanan para komuter di jam sibuk Senin (21/7/2025) pagi berubah menjadi mimpi buruk saat layanan Kereta Rel Listrik (KRL) rute Tanah Abang-Karet lumpuh total.
Ribuan penumpang, termasuk yang hendak menuju Bandara Soekarno-Hatta, dilaporkan terjebak di dalam gerbong hingga lebih dari satu jam.
Penyebabnya lantaran terjadi insiden di mana rangkaian KRL Bandara menabrak seseorang di jalur antara Stasiun Karet dan Tanah Abang.
Kepanikan dan kekecewaan penumpang sontak membanjiri media sosial. Banyak yang mengeluhkan waktu mereka yang terbuang sia-sia di tengah padatnya aktivitas pagi hari.
"Ketahan 1 jam lebih ya Allah buang waktu orang yang mau kerja," keluh seorang pengguna melalui akun X @duniacindyy.
Kritik juga datang karena minimnya informasi awal dari pihak operator. Para penumpang merasa jika pemberitahuan gangguan diberikan lebih cepat, mereka dapat segera mencari alternatif transportasi lain.
"Dari awal kasih tauin kalau ada gangguan, cuma dibilangin tadi di Manggarai kereta belum bisa diberangkatkan, kalau gangguan gini kan kita bisa cari alternatif lain. Sejam cuk cuma buat masuk ke sudirman doang, yang dikereta udah ngomel ngomel ini," tulis akun @sunskie_118.
Kronologi dari KAI Commuter
Menanggapi keluhan yang meluas, KAI Commuter segera menyampaikan permohonan maaf secara resmi.
Baca Juga: Kabar Baik untuk Anker! PT KAI Commuter Tambah 15 Perjalanan KRL Jabodetabek
Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menjelaskan bahwa insiden ini melibatkan rangkaian kereta nomor 837A rute Manggarai–Bandara Soekarno-Hatta yang mengalami tertemper atau menabrak orang.
Akibatnya, kaca lampu kereta pecah dan rangkaian tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Untuk mengatasi situasi darurat ini, proses evakuasi segera dilakukan.
“Atas gangguan tersebut, untuk pengguna Commuter Line Basoetta no. 837 A, dialihkan ke Commuter Line Basoetta no. 841 A,” ujar Leza. “Pada pukul 10.35 WIB, commuter line Basoetta no. 841 A berangkat dari jalur kiri Stasiun Manggarai guna evakuasi pengguna commuter line Basoetta no. 387 A,” tambahnya.
Setelah proses evakuasi dan penanganan di lokasi selesai, KAI Commuter mengumumkan bahwa jalur telah kembali normal.
"Info lanjut KA 841A (Manggarai - Bandara Soekarno-Hatta) telah melanjutkan perjalanan kembali. Untuk perjalanan Commuter line lintas Karet-Tanah Abang sudah dapat dilayani kembali. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya," tulis akun resmi @CommuterLine.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim