Suara.com - Menyambut malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Jakarta, PT KAI Commuter berinisiatif dengan menetapkan langkah antisipatif menghadapi potensi lonjakan penumpang Commuter Line Jabodetabek.
Salah satu upaya yang dilakukan, yakni menambah 8 perjalanan khusus pada Senin 23 Juni 2025 dini hari hingga pukul 01.00 WIB.
Manager Public Relations KAI Commuter Leza Arlan menjelaskan bahwa jadwal perjalanan terakhir Commuter Line biasanya berakhir pukul 23.50 WIB.
Namun, khusus pada malam perayaan HUT Jakarta, layanan akan diperpanjang.
"Total KAI Commuter akan menambah 8 perjalanan Commuter Line di seluruh lintas, serta melakukan penyesuaian pada 2 perjalanan Commuter Line Bogor, sehingga total perjalanan Commuter Line Jabodetabek menjadi sebanyak 1.038 perjalanan," ujar Leza kepada wartawan, Minggu 22 Juni 2025.
Penambahan 10 perjalanan itu meliputi lintas Bogor, Cikarang, Rangkasbitung, Tangerang, hingga Tanjung Priok.
Berikut rincian jadwal perjalanan tambahan pada malam Minggu hingga Senin dini hari (22–23 Juni 2025):
- Commuter Line Bogor
Jakarta Kota – Depok pukul 00.30 WIB
Jakarta Kota – Bogor pukul 01.00 WIB
Bogor – Jakarta Kota pukul 22.57 WIB dan 23.22 WIB
Baca Juga: DPRD DKI Persiapkan Rapat Paripurna Istimewa HUT ke-498 Kota Jakarta
- Commuter Line Cikarang
Bekasi – Kampung Bandan via Pasar Senen pukul 23.35 WIB
Kampung Bandan – Cikarang via Manggarai pukul 00.22 WIB
- Commuter Line Rangkasbitung
Tanah Abang – Parung Panjang pukul 00.55 WIB
- Commuter Line Tangerang
Tangerang – Duri pukul 00.00 WIB
Duri – Tangerang pukul 00.50 WIB
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pura-pura Mogok! Sabu 16 Kg dalam Ban Mobil Towing Terbongkar, Polda Metro Bekuk 2 Kurir di Depok
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar