Suara.com - Budi Arie Setiadi mengaku tidak kaget dirinya dicopot dari jabatan Menteri Koperasi dalam perombakan atau reshuffle kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto. Ia mengungkapkan baru diberitahu oleh pihak Istana pada Senin (8/9) sore, tepat setelah ia menyelesaikan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR.
"Ya, enggak perlu kaget, biasa saja. (Saya diberitahu) Jam setengah 3 habis RDP di DPR," ujar Budi kepada media usai acara serah terima jabatan di Kantor Kementerian Koperasi, Jakarta, Selasa (9/9/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Budi menegaskan bahwa ia menghormati keputusan Presiden Prabowo. Kini setelah tidak lagi menjabat, ia menyatakan akan tetap mengabdi untuk rakyat.
"Mengabdi kepada rakyat. Pokoknya kita setia kepada rakyat. Dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat," ujarnya.
Meskipun tidak lagi berada di dalam pemerintahan, Budi juga menegaskan akan tetap mendukung Presiden Prabowo Subianto.
Sebelum kabar perombakan ini dikonfirmasi oleh Istana, nama Budi Arie memang telah santer disebut akan dicopot dari jajaran menteri. Namun, ia secara tetap menunjukkan sikap santai setiap kali dimintai tanggapan.
Budi berulang kali menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya merupakan hak prerogatif Presiden, sembari mengarahkan fokusnya pada tugas melayani rakyat.
"Halah, itu hak prerogatif Presiden," kata Budi dalam salah satu kesempatan menanggapi isu tersebut.
Baca Juga: IHSG Merosot 1,78 Persen, Reshuffle Kabinet Bikin Investor Waspada
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat
-
Diduga Ada Jual Beli, KPRP Usul Jalur Kuota Khusus di Rekrutmen Polri Dihapuskan
-
Tanggapi Reformasi Polri, Sahroni Usul Jabatan Polisi di Lembaga Sipil Dibatasi Maksimal 3 Tahun
-
Bobol 7 Gereja di Jateng, Pencuri Ini Keok Usai Jualan Hasil Curian di Medsos
-
Dukung Rekomendasi Reformasi Polri, Abdullah Tegaskan Polri Tetap di Bawah Presiden
-
Program SMK 4 Tahun dan SMK Go Global Mulai Berjalan, Ini Jurusan yang Jadi Prioritas
-
Sowan ke MUI, KSP Dudung Siap Lapor Aspirasi Ulama ke Presiden Prabowo
-
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus DJKA ke Eks Menhub Budi Karya Sumadi
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
-
PRT Bakal Disertifikasi, Wamen PPPA Veronica Tan Siapkan Skema Pelatihan agar Hak Pekerja Terpenuhi