- Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, sedang menjadi sorotan publik.
- Video kontroversialnya mengaku hendak merampok dan menghabiskan uang negara viral di media sosial.
- Di LHKPN, harta kekayaan anggota DPRD bernama lengkap Wahyudin M Moridu itu nilainya tercatat minus.
Suara.com - Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, kekinian menjadi sorotan publik. Hal ini bermula setelah video dirinya memicu kontroversi.
Dalam video yang kini beredar luas, Wahyudin terdengar mengucapkan pernyataan provokatif dengan menyebut hendak merampok dan menghabiskan uang negara.
"Kita rampok aja uang negara ini kan. Kita habiskan aja, biar negara ini semakin miskin," ujar Wahyudin dalam video yang diunggah akun Instagram @lambe_turah, pada Jumat, 19 September 2025.
Ucapan Wahyudin tersebut sontak menimbulkan kegaduhan di media sosial. Warganet ramai-ramai melayangkan kritik keras kepada anggota DPRD itu.
Seiring mencuatnya kasus ini, publik pun kembali menyoroti Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik politisi asal PDIP tersebut.
Harta Kekayaan Wahyudin Moridu
Sebagai pejabat publik, Wahyudin Moridu berkewajiban melaporkan LHKPN. Terakhir, ia melaporkan kekayaannya pada 31 Desember 2024.
Dalam laporan tersebut, Wahyudin tercatat memiliki total kekayaan minus Rp2.000.000. Berikut rincian harta yang dilaporkannya.
A. Tanah dan Bangunan Rp180.000.000
Baca Juga: "Kita Rampok Uang Negara!", Viral Ucapan Anggota DPRD Gorontalo, BK Duga Pelaku Mabuk Berat
- Tanah dan Bangunan seluas 2.000 m²/72 m² di Kabupaten Boalemo, warisan senilai Rp180.000.000
B. Alat Transportasi dan Mesin -
C. Harta Bergerak Lainnya -
D. Surat Berharga -
E. Kas dan Setara Kas Rp18.000.000
F. Harta Lainnya -
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan