- Terungkap sederet fakta terkait penangkapan Onad dan istrinya atas kasus pemilikan ganja
- Setidaknya ada lima fakta terkait penangkapan Onad dan istrinya.
- Selain temuan barang bukti ganja, polisi menduga Onad juga sempat menenggak pil ekstasi.
Temuan Papir, Ganja hingga Diduga Konsumsi Ekstasi
Terkait penangkapan terhadap Onad, polisi menyita narkoba jenis ganja.
"Di TKP ditemukan satu lembar papir, satu plastik klip kecil berisi batang ganja, satu boks kecil dan tiga ponsel," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi.
Tak hanya ganja, polisi menduga Onad juga telah mengonsumsi pil ekstasi.
Berdasar hasil pendalaman di lapangan, polisi juga ditemukan barang bukti ekstasi sudah habis, diduga sudah dikonsumsi.
"Yang ditemukan hanya ada beberapa sisa ganja di dalam plastik. Ini masih terus dikembangkan," katanya.
Hasil Pengembangan
Terungkap alasan polisi membekuk Onad. Penangkapan itu diklam hasil pengembanan polisi terhadap penangkapan sesosok pria di kawasan Sunter, Jakarta Utara.
"Berawal dari TKP pertama, di Sunter, itu hari Rabu tanggal 29 Oktober 2025, pukul 19.00, kemudian dikembangkan," ujar Ade Ary,
Baca Juga: Artis Ditangkap Kasus Narkoba, Bagaimana Nasib Onadio Leonardo usai Digiring ke Polda Metro Jaya?
Namun, dia belum dapat menjelaskan identitas pria yang diamankan di Sunter tersebut.
Secara keseluruhan, sambung dia, polisi telah menangkap tiga orang, yaitu satu orang di Sunter, Jakarta Utara, dan dua orang di Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
"Mohon waktu, penyidik terus mengembangkan kasus ini," ungkap Ade Ary.
Ditemui Keluarga usai Ditangkap
Pasca-penangkapan Onad dan istri, pihak keluarga pun langsung mendatangi Polres Metro Jakarta Barat pada Jumat kemarin.
Adapun keluarga yang menemui Onad setelah ditangkap adalah ibu kandung, Irmelin dan kakak iparnya, Debby.
Saat tiba di Mapolres Jakbar, keduanya turun dengan menumpang sebuah taksi.
Keduanya didampingi oleh teman Onad, Pendeta Yerry yang sudah lebih dahulu tiba di Polres Jakbar. Tepat di depan lobi Polres Jakbar, sejumlah awak media lantas menghampiri dan mengerumuni mereka.
Beberapa pertanyaan pun dilontarkan, termasuk maksud kedatangan mereka ke Polres Jakbar serta kuasa hukum yang ditunjuk untuk menangani kasus Onad. Namun, ketiganya enggan memberikan komentar.
Debby memegang erat tangan ibunya dan dengan cepat masuk ke dalam gedung Polres Jakbar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga
-
Kejagung Tetapkan Tersangka Baru TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Di Balik Profesi Petugas Damkar, Ada Risiko yang Tak Selalu Terlihat
-
Sepertiga Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental, Skrining Tanpa Pendampingan Tak Berarti