- Kecelakaan terjadi Kamis pagi, 1 Desember 2025, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, melibatkan sedan Honda Civic dan bus Transjakarta.
- Pengemudi sedan (RM, 21) diduga kurang konsentrasi saat melintasi Bundaran HI, menabrak separator jalur busway.
- Insiden ini mengakibatkan kerusakan material pada kedua kendaraan, namun dilaporkan tidak ada korban jiwa atau luka sama sekali.
Suara.com - Sebuah sedan Honda Civic berkelir putih ringsek pada bagian depan setelah terlibat kecelakaan dengan bus Transjakarta di kawasan ikonik Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pada Kamis (1/12/2025) pagi.
Pihak kepolisian kini mengungkap dugaan utama di balik insiden yang sempat viral di media sosial itu, sang pengemudi Honda Civic yang masih berusia muda diduga kurang fokus saat berkendara.
Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang menangani kasus ini masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti dari tabrakan tersebut.
"Penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (1/1/2026).
Berdasarkan penyelidikan awal, insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Mobil sedan yang dikemudikan oleh seorang perempuan berinisial RM (21) diketahui melaju dari arah selatan (Semanggi) menuju utara (Monas) di Jalan Jenderal Sudirman.
Petaka terjadi tepat ketika mobil tersebut hendak melintasi area Bundaran HI. Polisi menduga pengemudi kehilangan kendali hingga menabrak pembatas jalur busway.
"Setibanya di Bundaran HI, diduga kurang hati-hati dan kurang konsentrasi sehingga menabrak separator Busway dan terdorong ke depan bersamaan dengan datangnya bus Transjakarta yang dikemudikan pramudi berinisial EBW (29), yang melaju dari arah selatan menuju ke utara," terang Ojo.
Akibat hantaman ganda—pertama ke separator dan kemudian terdorong ke arah bus Transjakarta—kondisi sedan dengan nomor polisi B-1043-PAK itu mengalami kerusakan parah atau ringsek pada bagian depan sisi kanan.
Sementara itu, bus Transjakarta dengan nomor polisi B-7866-TGC yang tidak sempat menghindar hanya mengalami kerusakan ringan. Tampak ada goresan dan sedikit penyok pada bodi bagian kirinya.
Baca Juga: Tak Punya SIM, Pengemudi Civic Hantam Separator dan Bus TransJakarta di Bundaran HI
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Kerugian yang ditimbulkan murni bersifat materiel.
"Akibat kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa, dan kedua kendaraan hanya mengalami kerusakan," ujar Ojo.
Dia menambahkan, untuk melengkapi proses penyelidikan, pihaknya telah meminta keterangan dari tiga orang saksi yang berada di lokasi dan melihat langsung kejadian tersebut.
Sebelumnya, video pasca-kecelakaan ini telah beredar luas di media sosial X setelah diunggah oleh akun resmi TMC Polda Metro Jaya.
Dalam video tersebut, tampak petugas kepolisian sudah berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
"Pukul 06.45 telah terjadi kecelakaan lalu lintas sebuah kendaraan sedan menabrak separator Busway di sekitar Bundaran HI, Jakarta Pusat, saat ini sedang penanganan oleh petugas dan upaya penderekan. Untuk korban nihil," tulis akun tersebut.
Berita Terkait
-
Tak Punya SIM, Pengemudi Civic Hantam Separator dan Bus TransJakarta di Bundaran HI
-
Rayakan Tahun Baru, Joget Centil Marion Jola Lawan Hujan di Panggung Bundaran HI
-
Kado Kemanusiaan dari Bundaran HI: Warga Jakarta Donasi Rp3,1 Miliar untuk Korban Bencana di Sumatra
-
Bundaran HI Jadi Lautan Manusia, Pesta Kembang Api Tetap Hiasi Langit Penghujung Tahun Ibu Kota
-
Diguyur Hujan, Massa Tetap Padati Bundaran HI di Malam Tahun Baru 2026
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Lain Krisis Karhutla: Anak Terpapar Asap, Perempuan Lebih Berat Merasakan Beban
-
Tanpa Disadari, Teknologi Ini Diam-Diam Mengubah Cara Kita Menjalani Hari
-
KAMMI Minta Aksi AMPB 27 Agustus Ditahan, Khawatir Ditunggangi hingga Picu Kerusuhan
-
PALHI Desak Kejagung Usut Tuntas Dugaan Korupsi PT TPL, Minta Big Boss Diperiksa
-
KAMMI Tolak Aksi Warga Pati di DPR, Tetap Dukung RUU Perampasan Aset
-
Sumsel Makin Membara, 449 Hotspot Karhutla Mengintai Kesehatan Pernapasan Warga
-
Ada Ancaman Sandera Anggota DPR, Mahasiswa Tolak Rencana Demo AMPB 27 Agustus
-
Praperadilan Febrie, Ahli: TPPU Tak Bisa Berdiri Sendiri, Harus Ada Tindak Pidana Asal
-
BNI wondrX 2026 Hadirkan Solusi Traveling Lengkap, Dari Tiket Hingga Visa Dalam Satu Zona Travel
-
Serunya Berburu Mainan di Pameran IBTE 2026 Jakarta