- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka bertemu tokoh industri kreatif pada 5 Januari 2026 untuk koordinasi bantuan korban bencana Sumatera.
- Gibran mengarahkan bantuan kemanusiaan harus transparan, fokus pada kebutuhan riil, sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo.
- Seniman seperti Tompi memberi masukan penting mengenai perlunya peningkatan komunikasi publik pemerintah mengenai kinerja penanganan bencana.
Suara.com - Pemandangan tak biasa terlihat di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada Senin (5/1/2026). Sejumlah wajah papan atas dari industri kreatif Tanah Air, mulai dari penyanyi dr. Tompi, aktor laga Iko Uwais, hingga presenter Melaney Ricardo, hadir memenuhi undangan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Pertemuan penting ini digelar dengan agenda utama memperkuat sinergi dan koordinasi dalam penyaluran bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang menjadi korban bencana alam di wilayah Sumatra.
Langkah ini merupakan tindak lanjut cepat atas arahan Presiden Prabowo Subianto yang menginstruksikan penanganan bencana harus berjalan terkoordinasi, cepat, dan tepat sasaran dengan mengedepankan prinsip gotong royong.
Dalam pertemuan tersebut, Gibran secara khusus memberikan arahan agar penyaluran bantuan mengutamakan transparansi dan bisa dirasakan langsung oleh para korban.
Putra sulung Presiden Joko Widodo itu menyarankan agar bantuan lebih difokuskan dalam bentuk barang atau kebutuhan riil yang sesuai dengan kondisi objektif di lapangan, guna meminimalisir kendala distribusi dan mempercepat pemanfaatan.
Gibran juga tak lupa memberikan apresiasi mendalam atas inisiatif para seniman yang telah bergerak mandiri menggalang kepedulian, mulai dari konser amal “100 Musisi Heal Sumatera”, penggalangan dana, hingga donasi dari pendapatan film Timur yang digawangi para pekerja seni.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para seniman dan budayawan dari berbagai daerah di seluruh Indonesia yang telah melakukan aksi kemanusiaan membantu Saudara-saudara kita yang menjadi korban bencana di Sumatera,” ujar Gibran dalam keterangan tertulisnya dikutip, Selasa (6/1/2025).
Namun, pertemuan ini bukan hanya soal arahan satu arah. Momen menarik justru datang dari para pekerja seni yang memberikan masukan kritis.
Tompi, salah satu artis yang hadir, secara terbuka memberikan 'sentilan' cerdas terkait komunikasi publik pemerintah dalam penanganan bencana.
Baca Juga: 6 Rekomendasi Skincare GEUT Milik Dokter Tompi dan Harga Terbaru 2026
Menurut Tompi, pemerintah sebenarnya sudah melakukan banyak hal positif di lapangan, namun informasi tersebut seringkali tidak sampai ke telinga publik secara masif.
"Jadi banyak hal-hal baik yang sebenarnya saya juga terkaget tadi, Pak Wapres tadi cerita, ternyata programnya banyak yang sudah berjalan, cuma mungkin yang nyampe ke kita, nggak banyak ya, informasinya ya. Jadi kami kasih masukan, tolong disiarkan supaya tahu, jangan nanti kita pikir, ini negara nggak apa-apa ini, ternyata udah banyak yang dikerjain, nggak diam aja,” ungkap Tompi.
Selain membahas penanganan darurat dan evaluasi komunikasi, audiensi tersebut juga mendiskusikan keberlanjutan bantuan jangka menengah.
Beberapa poin penting yang dibahas meliputi dukungan layanan kesehatan pascabencana serta rencana program sosial yang akan terus berjalan hingga memasuki bulan Ramadan mendatang.
Berita Terkait
-
Tompi Tegaskan Bertemu Gibran Bukan untuk Cari Jabatan
-
6 Rekomendasi Skincare GEUT Milik Dokter Tompi dan Harga Terbaru 2026
-
Jadikan Mata Ngantuk Wapres Gibran Bahan Roasting, Tompi Semprot Pandji Pragiwaksono
-
Boni Hargens: Kapolri Sukses Kawal Prabowo-Gibran, Sinyal Transformasi Budaya Polri di 2026
-
5 Rekomendasi Basic Skincare dr Tompi Versi Murah di Bawah Rp50 Ribu
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik