- Kajari Magetan Dezi Setiapermana dicopot dari jabatannya karena dugaan pelanggaran integritas.
- Ia kini sedang menjalani pemeriksaan intensif di Kejaksaan Agung.
- Pencopotan terjadi di tengah pengusutan kasus korupsi dana Pokir DPRD Magetan.
Suara.com - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Magetan, Dezi Setiapermana, kini tengah menjalani pemeriksaan intensif di Kejaksaan Agung. Pemeriksaan ini dilakukan setelah ia dicopot dari jabatannya atas dugaan pelanggaran integritas dan penyalahgunaan wewenang.
Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejagung, Rudi Margono, mengonfirmasi bahwa Dezi diamankan oleh tim intelijen dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan.
“Masih pemeriksaan,” kata Rudi Margono saat dikonfirmasi, Senin (26/1/2026).
Pemeriksaan dilakukan oleh unit Pengamanan Sumber Daya Organisasi (PAM SDO) dari Direktorat Intelijen. Meskipun demikian, pihak Kejagung belum merinci bentuk penyalahgunaan wewenang yang diduga dilakukan oleh Dezi.
Dicopot di Tengah Pengusutan Kasus Korupsi
Pencopotan Dezi Setiapermana terjadi pada Senin, 19 Januari 2026, dan cukup ironis karena dilakukan di tengah gencarnya Kejari Magetan mengusut kasus dugaan penyimpangan dana pokok pikiran (Pokir) DPRD Magetan tahun 2023-2024.
Masa jabatan Dezi sebagai Kajari Magetan pun terbilang sangat singkat. Ia baru dilantik pada Oktober 2025, dan kurang dari tiga bulan kemudian sudah harus melepaskan jabatannya.
Penyelidikan lebih lanjut kini terus dilakukan oleh Kejaksaan Agung untuk mengungkap secara tuntas dugaan pelanggaran yang terjadi.
Baca Juga: 7 Hal Penting Terkait Dicopotnya Dezi Setiapermana dari Jabatan Kajari Magetan
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Macet Parah di RE Martadinata, Sebagian Rute Transjakarta 10H Dialihkan via JIS
-
Komisi II DPR Tetapkan 9 Anggota Ombudsman RI 2026-2031, Hery Susanto Jadi Ketua
-
Ketua Banggar DPR Bela Pencalonan Thomas Djiwandono: Ini Soal Kemampuan, Bukan Nepotisme
-
Jaga Independensi BI, Thomas Djiwandono Tunjukkan Surat Mundur Dari Gerindra
-
Geger! Anggota Komcad TNI Jual Senpi Ilegal SIG Sauer di Bali, Terbongkar Modusnya
-
7 Hal Penting Terkait Dicopotnya Dezi Setiapermana dari Jabatan Kajari Magetan
-
Sampah Sisa Banjir Menumpuk di Kembangan, Wali Kota Jakbar: Proses Angkut ke Bantar Gebang
-
Diperiksa 8 Jam Soal Kasus Korupsi Haji, Eks Stafsus Menag Irit Bicara
-
Resmi! Komisi XI DPR RI Sepakati Keponakan Prabowo Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
-
Panglima TNI Minta Maaf atas Insiden Truk TNI Himpit Dua Polisi Hingga Tewas