- BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem potensi hujan sedang hingga lebat di Jabodetabek pada Rabu (4/3/2026) siang.
- Fenomena tersebut diperkirakan membawa disertai kilat, petir, serta angin kencang dan meluas ke seluruh wilayah Jakarta hingga Bekasi.
- Warga diimbau waspada terhadap dampak seperti genangan air atau pohon tumbang selama berlangsung hingga sore hari.
Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini mengenai potensi cuaca ekstrem yang mengintai wilayah Jabodetabek pada Rabu (4/3/2026) siang ini.
"Berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat," bunyi keterangan tertulis di laman resmi BMKG.
Fenomena alam ini diprediksi tidak hanya membawa curah air yang tinggi, tetapi juga disertai kilat, petir, serta embusan angin kencang yang cukup masif.
Berdasarkan pantauan terkini, sejumlah titik di jantung ibu kota dan wilayah penyangga mulai diguyur hujan sejak pukul 13:05 WIB.
BMKG mengidentifikasi beberapa titik awal yang menjadi pusat konsentrasi awan hujan pada siang hari ini seperti di Tanah Abang, Penjaringan, Kebayoran Lama hingga Ciseeng.
Sebaran awan mendung ini diperkirakan akan meluas secara drastis mencakup hampir seluruh wilayah administratif dari Jakarta hingga ke Bekasi.
Warga diimbau untuk mewaspadai potensi genangan atau pohon tumbang akibat terjangan angin yang menyertai hujan lebat tersebut.
Durasi gangguan cuaca ini diprediksi akan berlangsung cukup lama hingga memasuki waktu sore hari di waktu jam pulang kantor.
Prakirawan BMKG terus melakukan pemantauan intensif guna memberikan informasi paling mutakhir bagi masyarakat Jabodetabek yang berada di luar ruangan.
Baca Juga: Waspada! Bibit Siklon 90S Berpotensi Jadi Badai Tropis dalam 24 Jam, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem
Masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara tiba-tiba di lingkungan masing-masing.
Berita Terkait
-
Waspada! Bibit Siklon 90S Berpotensi Jadi Badai Tropis dalam 24 Jam, BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem
-
Waspada! 3 Bibit Siklon Tropis Muncul Kepung Indonesia, BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem
-
BMKG Ungkap Peran 3 Bibit Siklon Tropis, Hujan Lebat dan Angin Kencang Masih Berlanjut
-
Gempa Magnitudo 5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Catat Waktunya, Jadwal Lengkap Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 di Seluruh Wilayah Indonesia
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan