- KAI menyatakan ratusan ribu tiket perjalanan mudik Lebaran 2026 periode 17 Maret hingga 1 April masih tersedia.
- PT KAI mengimbau calon penumpang memanfaatkan aplikasi Access by KAI yang telah diperbarui untuk pemesanan.
- Tiket dapat dibeli secara Go Show tiga jam sebelum keberangkatan jika kursi masih tersedia di sistem.
Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memberikan kabar baik bagi masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik dan balik pada masa angkutan Lebaran 2026. Pihak KAI menyatakan bahwa ketersediaan tiket untuk keberangkatan pertengahan Maret hingga awal April 2026 masih tergolong melimpah.
Perwakilan PT KAI mengungkapkan bahwa setidaknya ada ratusan ribu kursi yang masih bisa dipesan oleh calon penumpang untuk periode tersebut.
"Periode 17 Maret sampai dengan 1 April 2026, ketersediaan tiket masih cukup banyak. Sekitar 300.000 lebih tiket masih tersedia," ujar pihak KAI, dikutip Senin (16/3/2026).
Meskipun tanggal-tanggal tersebut masuk dalam periode sibuk arus mudik dan arus balik, KAI menyebutkan bahwa pilihan jadwal perjalanan masih sangat terbuka bagi masyarakat yang ingin merencanakan keberangkatan lebih awal atau setelah hari raya.
"Memang di tanggal 23 (Maret) sampai dengan tanggal 1 (April) itu merupakan arus mudik maupun arus balik. Tapi tidak menutup kemungkinan banyak juga masyarakat yang melakukan perjalanannya untuk mudik Lebaran, mungkin melakukan perjalanannya setelah Lebaran. Mulai dari tanggal 23 sampai tanggal 1 itu tiketnya cukup leluasa, cukup banyak," tambahnya.
Kemudahan Pemesanan Lewat Aplikasi Access by KAI
Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan memberikan kenyamanan bagi calon penumpang, PT KAI mengimbau masyarakat untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi resmi Access by KAI. Pihak KAI menegaskan bahwa sistem aplikasi telah diperbarui untuk menangani antrean pemesanan dengan lebih baik.
"Aplikasi Access by KAI sudah di-upgrade dengan baik. Sehingga masyarakat tidak perlu untuk melakukan pembelian tiket di jam-jam tertentu. Silakan pesan tiket 24 jam sehari ketika masyarakat atau calon penumpang luang," jelas perwakilan KAI.
Ketentuan Pembelian Tiket Go Show
Selain pemesanan jauh-jauh hari, KAI juga masih memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin membeli tiket secara mendadak atau Go Show. Namun, pembelian ini sangat bergantung pada sisa kursi yang masih tersedia di sistem.
"Kita ada ketentuan penjualan langsung atau Go Show itu 3 jam sebelum keberangkatan, selama tiketnya masih tersedia," tegasnya.
Baca Juga: Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari
Bagi masyarakat yang berada di stasiun, pembelian tiket Go Show ini bisa dilakukan melalui beberapa cara.
"Go Show itu bisa melalui aplikasi Access by KAI, bisa juga ke Ticket Box yang ada di stasiun, juga bisa ke loket yang ada di stasiun," tutup pihak KAI.
Dengan ketersediaan tiket yang masih mencapai lebih dari 300.000, masyarakat diharapkan segera melakukan pemesanan agar tidak kehabisan kursi pada jadwal-jadwal favorit.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
-
Di Balik Ramainya Mudik Lebaran, Ada Porter yang Hanya Bisa Pulang Sehari
-
PLN Bagikan Tips Agar Listrik Rumah Tetap Aman Saat Tinggalkan Rumah Mudik Lebaran
-
Askrindo Gandeng Pelni-PLN, Fasilitasi Mudik Gratis 2026 Rute Balikpapan-Surabaya
-
Pesan Prabowo: Tanah Rakyat, Lahan Milik BUMN Tak Boleh Dijual
-
Dukung Mudik Lebaran 2026, BRI Siapkan Posko Mudik BRImo di 5 Titik Rest Area Tol Jakarta - Jawa
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga