- Adi mengelola toko pakaian preloved bernama SobaSoba di Pasar Santa, Jakarta Selatan, sejak tahun 2019 silam.
- Toko ini menjual koleksi pakaian keluarga dengan rentang harga bervariasi, mulai dari sepuluh ribu hingga jutaan rupiah.
- Pemilik memilih tetap bertahan di Pasar Santa karena kenyamanan lingkungan serta karakter unik yang dimiliki tempat tersebut.
Suara.com - Dari kaus seharga sepuluh ribu rupiah hingga jas antik senilai tujuh juta rupiah, toko “SobaSoba” di Pasar Santa, Jakarta Selatan, adalah sebuah paradoks yang memikat. Di tengah hiruk-pikuk pasar, Adi menawarkan "harta karun" berupa pakaian preloved keluarga yang dikurasi dengan hati. Salah satu primadonanya adalah kebaya milik eyang sang istri yang telah berusia seabad, sebuah bukti bahwa di tangan yang tepat, barang lama tak akan pernah kehilangan nilainya.
Lampu neon berwarna merah muda terang membentuk tulisan "Sobasoba" menyinari dinding kuning cerah di dalam toko. Kaca depannya penuh dengan coretan spidol warna-warni; ada gambar kura-kura ninja, pelangi, hingga alien hijau yang seolah menyapa setiap pengunjung yang melintas. Sebuah papan kecil bertuliskan "Treasure Inside" (Harta Karun di Dalam) tergantung manis di pintu kayu, mengundang rasa penasaran.
Adi, sang pemilik toko, tampak santai di antara deretan pakaian vintage dan aksesori unik miliknya. Bagi Adi, bertahan di Pasar Santa adalah pilihan hati, meski banyak di luar sana pedagang yang mulai melirik kawasan lain yang lebih viral seperti Blok M.
“Emang pada nggak mau (pindah ke Blok M) karena temen-temen di sini udah lumayan nyaman. Kita pun juga tahu kalau exposure Blok M sama sini ya beda. Kalau di sini tetep konsisten, kita tetep sama warna Santa itu sendiri gitu lho,” ujar Adi kepada Suara.com saat ditemui di tokonya pada Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, setiap tempat punya jiwanya sendiri.
“Jadi masing-masing Blok M sama Santa punya warnanya sendiri, karakternya sendiri-sendiri. Blok M punya segala sesuatunya yang baru, Santa tetep ya ada dengan style-nya,” tambahnya.
Bermula dari Pakaian Keluarga
Toko “SobaSoba” yang telah berdiri sejak 2019 ini bukan dibangun dari ambisi bisnis yang besar, melainkan dari tumpukan barang di rumah. Sebelum Adi dan istrinya menikah, mereka memutuskan untuk mengosongkan lemari dan mengubah hobi mengoleksi barang menjadi sebuah usaha.
“Toko ini terbentuk karena kita punya banyak barang di rumah, preloved keluarga. Daripada kita jalan nggak jelas gitu mendingan bikin suatu usaha,” kenang Adi.
Uniknya, barang yang dijual memiliki rentang sejarah yang sangat panjang. Harta karun tertua di sini adalah sebuah kebaya milik eyang sang istri yang sudah ada sejak tahun 1923.
Baca Juga: Viral Kue Ulang Tahun Bongkar Skandal Toko Hantu di Pemesanan Lewat Ojek Online
Bicara soal harga, “SobaSoba” sangat variatif. Ada pakaian seharga Rp10 ribu hingga barang koleksi langka seperti jas antik seharga Rp7,5 juta. Salah satu barang kebanggaannya adalah kaus Teenage Mutant Ninja Turtles (TMNT) tahun 90-an yang memiliki tanda tangan asli pemeran Donatello.
“Di eBay masih 9 jutaan, aku jual 1,5 juta karena pakaian pribadiku sendiri. Kebetulan aku juga kerja di film,” kata Adi yang sering kali melayani pelanggan dari kalangan tim wardrobe film yang mencari properti autentik.
Rezeki yang Tak Melulu Soal Uang
Meski mengakui jumlah pengunjung Pasar Santa tak seramai dulu, Adi tak merasa merugi. Baginya, filosofi 'rezeki' tidak bisa hanya diukur dengan angka di mesin kasir.
“Alhamdulillah sih aku sama istri nggak ngerasa rugi karena banyak hal yang kita dapet. Kayak kita sehat datang ke Santa bisa ketawa-ketawa sama temen-temen di sini, itu juga rezeki juga. Cuman kalau kita berpikirnya kayak Santa sepi nih dagangan gue nggak ada yang laku, aku pasti udah tutup dari kapan tau,” tuturnya bijak.
Keseharian Adi di toko ini pun sangat fleksibel. Ia tak memiliki jam operasional yang kaku. Jika ada pekerjaan film, toko tutup. Jika sedang senggang, toko buka. Bahkan, setiap hari Senin, toko ini pasti tutup karena sebuah ritual unik keluarga.
“Senin itu tutup karena aku sama istri biasanya Senin tuh jadwalnya nyari mie ayam. Nyoba mie ayam di seluruh Jakarta,” tawanya.
Di tengah gempuran tren modern, toko milik Adi di Pasar Santa menjadi pengingat bahwa kenyamanan dan konsistensi terkadang lebih berharga daripada sekadar mengejar keramaian. Di sini, di antara coretan kura-kura ninja di kaca dan hangatnya lampu neon, kenangan keluarga menemukan kehidupan barunya.
Reporter: Dinda Pramesti K
Berita Terkait
-
Viral Kue Ulang Tahun Bongkar Skandal Toko Hantu di Pemesanan Lewat Ojek Online
-
Bak 'Ninja Sarung', Maling di Cipayung Jebol Plafon Toko Vape demi Gasak Barang Rp28 Juta
-
Heboh Ultah Komu! Saat 41 Ribu Orang Rela Antre Demi Lihat Gorila Pemetik Kelapa di Ragunan
-
Modus Toko Kosmetik Terbongkar, Penjual Obat Keras Ilegal di Tamansari Ditangkap Polisi
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak
-
Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli
-
Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau
-
"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'
-
Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?
-
Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional
-
Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun
-
Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya
-
Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli