- Presiden Prabowo Subianto meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo pada Sabtu, 9 Mei 2026 untuk memperkuat sektor ekonomi.
- Pemerintah berencana meningkatkan mutu pendidikan nasional dengan mendistribusikan layar pintar berbasis digital ke seluruh sekolah di Indonesia.
- Indonesia dinilai kuat dan mandiri karena telah mencapai swasembada pangan serta segera mewujudkan kemandirian bahan bakar minyak nasional.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan, Gorontalo, pada Sabtu (9/5/2026). Dalam agenda tersebut, Prabowo meninjau langsung aktivitas nelayan sekaligus berdialog dengan masyarakat pesisir. Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian kerja pemerintah dalam memperkuat sektor kelautan, pendidikan, dan ketahanan ekonomi nasional di daerah.
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengatakan kondisi Indonesia saat ini berada dalam keadaan kuat di tengah kondisi negara lain yang justru bertolak belakang.
Hal itu ia sampaikan saat berbicara mengenai pentingnya pendidikan untuk anak bangsa.
Kepala negara bertekad meningkatkan mutu pendidikan salah satunya dengan digitalisasi melalui pembagian layar pintar untuk setiaap sekolah.
"Pendidikan sangat penting untuk anak2 kita, kita akan bangun seluruh negara. Kita berada dalam keadaan kuat, banyak negara panik kita tidak panik," kata Prabowo di hadapan nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan, Gorontalo.
Prabowo memberikan alasan mengapa Indonesia dalam keadaan kuat dan tidak panik sebagaimana negara lain.
"Kita sudah swasembada pangan dan sebentar lagi kita swasembada BBM, kita tidak akan impor BBM lagi saudara-saudara," kata Prabowo.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Israel Panik Ketegangan AS-Iran Mereda, Sebut Pejanjian Damai akan Untungkan Hizbullah
-
Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global
-
Prabowo Kunker ke Gorontalo Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII 2026
-
Implementasi 'Menambang dengan Hati', NHM Sukses Fasilitasi Operasi Jantung Warga Doro di Jakarta
-
Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
-
Polda Jabar Libatkan Ahli Kejiwaan untuk Dalami Kondisi Psikologis Taufik Hidayat
-
Realita Pahit Dunia Kerja: Antrean 2 Km di Malaysia dan Bayang-Bayang PHK di Indonesia
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
-
Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata
-
SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!