-
Seattle memberlakukan penutupan jalan dan larangan parkir ketat selama enam laga Piala Dunia.
-
Penonton diimbau menggunakan transportasi umum karena antrean kereta diprediksi mencapai dua jam.
-
Proyek infrastruktur I-5 dihentikan sementara demi menjamin kelancaran arus lalu lintas selama turnamen.
Suara.com - Kota Seattle Amerika Serikat sedang bersiap menghadapi perubahan tatanan kota besar-besaran demi menyambut enam pertandingan Piala Dunia 2026 di Lumen Field. Mobilitas warga lokal dipastikan terganggu akibat protokol ketat FIFA yang memprioritaskan kelancaran akses bagi penonton internasional.
Piala Dunia tahun ini bukan sekadar turnamen olahraga, melainkan ujian ketahanan infrastruktur transportasi publik di wilayah Seattle. Skala acara ini memaksa sistem transit bekerja melampaui batas normal demi mengangkut jutaan orang tanpa kendaraan pribadi.
Dikutip dari Axios, Kamis (14/5/2026), pemerintah secara resmi mengubah identitas Lumen Field menjadi Seattle Stadium untuk memenuhi regulasi komersial selama periode kompetisi tersebut.
Langkah ini menandai awal dari pengambilalihan ruang publik demi kepentingan ajang sepak bola paling bergengsi di bumi.
Penutupan jalan secara masif akan menyasar distrik Pioneer Square dengan larangan parkir mulai pukul dua pagi. Akses kendaraan akan ditutup total empat jam sebelum kick-off dan baru dibuka kembali setelah area stadion steril.
Situs transportasi kota mengonfirmasi bahwa operasional jalan akan sangat terbatas bagi penghuni lokal selama hari pertandingan. Kebijakan ini bertujuan mengurangi beban polusi dan kemacetan di jantung kota yang diprediksi akan sangat padat.
"Kami akan mempermudah akses ke sini — tidak perlu mobil," tegas Peter Tomozawa, CEO komite penyelenggara Piala Dunia setempat.
Tomozawa mendesak para penonton untuk datang jauh lebih awal daripada saat menghadiri pertandingan liga domestik biasanya.
Sound Transit memperingatkan bahwa stasiun kereta ringan akan dipadati massa dengan waktu tunggu mencapai dua jam. Meskipun frekuensi kereta ditambah, kapasitas yang tersedia tetap diprediksi akan kewalahan melayani lonjakan jumlah penumpang yang luar biasa.
Baca Juga: What a Finish! Nonton Piala Dunia 2026 Bonus Kondom Gratis, Kok Bisa?
"Dunia sedang datang ke Seattle — dan itu adalah peluang luar biasa bagi kita sebagai negara bagian dan kota," ungkap Gubernur Bob Ferguson.
Pemerintah menganggap tekanan pada infrastruktur ini sebagai konsekuensi logis dari status Seattle sebagai tuan rumah panggung global.
Sebagai solusi alternatif, layanan bus gratis di sepanjang tepi laut akan mulai dioperasikan secara rutin sejak akhir Mei. Shuttle ini akan menghubungkan titik-titik vital mulai dari Pike Place Market hingga pusat keramaian International District.
Layanan feri negara bagian tidak menambah jadwal keberangkatan namun menyiapkan armada cadangan guna mengantisipasi kerusakan teknis mendadak. Penambahan personel di terminal juga dilakukan untuk memastikan arus penumpang tetap terkendali tanpa kendala administratif yang berarti.
"Sistem feri juga akan meningkatkan staf di kapal dan di terminal untuk membantu menjaga semuanya berjalan lancar," jelas John Vezina.
Langkah preventif ini diambil mengingat ketergantungan tinggi warga Seattle pada jalur laut sebagai moda transportasi utama.
Sementara itu, proyek konstruksi besar di Jembatan Ship Canal Interstate 5 akan dihentikan sementara demi kelancaran arus lalu lintas. Semua lajur jalan tol akan dibuka penuh selama satu bulan untuk meminimalisir potensi kemacetan di jalur penghubung antar wilayah.
Piala Dunia 2026 di Seattle akan berlangsung pada 15, 19, 24, 26 Juni, serta 1 dan 6 Juli. Gelaran ini melibatkan renovasi sementara stadion, perubahan rute transportasi King County Metro, dan penghentian proyek infrastruktur demi mendukung mobilitas jutaan turis yang diprediksi memadati kota.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jelang HUT RI, Ikon Pahlawan Solo Ini Dipoles hingga Bersih
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya