Suara.com - Magnet Sekolah Rakyat semakin kuat. Dalam sehari, tiga daerah mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat permanen, yaitu Kepahiang, Belitung Timur, dan Bangka Tengah.
Kepada tiga kepala daerah di atas, Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono meminta untuk segera memenuhi persyaratan pembangunan Sekolah Rakyat permanen di daerah masing-masing. Dengan demikian, proses pembangunan dapat segera dimulai pada Oktober mendatang atau masuk tahap III.
"Segera dipersiapkan lahan yang bagus supaya kemudian Kementerian PU clear. Mudah-mudahan Oktober sudah bisa running (pembangunan)," kata Agus Jabo saat menerima audiensi Bupati Kepahiang Zurdi Nata, Bupati Belitung Timur Kamarudin Muten, dan Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2026).
Kriteria lahan yang diusulkan untuk Sekolah Rakyat permanen di antaranya harus memiliki status jelas dan bukan lahan pertanian maupun perkebunan. Kondisi geografisnya pun harus landai atau tidak boleh di atas 10 derajat, memiliki akses jalan, terdapat sumber air bersih dan aliran listrik, serta tidak berada di daerah rawan bencana.
Agus Jabo menambahkan, program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini tak hanya menyediakan akses pendidikan gratis untuk anak-anak dari keluarga miskin. Orangtua mereka juga akan diberdayakan dan rumahnya yang tak layak huni diperbaiki. Lantaran tujuan utamanya adalah memutus mata rantai kemiskinan.
Sehubungan dengan hal ini, Kabupaten Kepahiang mengusulkan lahan seluas 7 hektare di Desa Air Sempiang Kabawaten. Namun, lahan ini masih memiliki kendala lantaran terdapat bangunan waterpark di atas lahan yang diusulkan. Agus Jabo pun menyarankan Pemkab Kepahiang untuk mencari lahan baru atau membongkar waterpark tersebut.
"Mau pakai lahan ini, terus kemudian dibongkar atau mau ganti lahan itu sudah masuk tahap 3. Jadi kalau nanti ganti lahan pun itu proposalnya tetap. Proposalnya tetap, cuma lokasinya diganti," jelas dia.
Sementara itu, Kabupaten Belitung Timur mengusulkan Kawasan Komplek Perkantoran Terpadu Pemkab Belitung Timur di Dusun Manggarawan, Desa Padang, Kecamatan Manggar sebagai lahan pembangunan Sekolah Rakyat. Luas lahannya mencapai 8,6 hektare dan berdasarkan hasil verifikasi yang dilakukan oleh Kementerian PU telah memenuhi kriteria.
Kemudian, Kabupaten Bangka Tengah mengusulkan lahan di Kelurahan Padang Mulya, Kecamatan Koba seluas 9 hektare. Lokasi ini telah dinyatakan memenuhi kriteria. Namun, pihak Pemkab masih menunggu penerbitan sertifikat tanah dari Kementerian ATR/BPN lantaran lahan ini merupakan pecahan dari tanah seluas kurang lebih 50 hektare.***
Baca Juga: Mensos dan Wamensos Tinjau Sekolah Rakyat Hingga Dialog dengan Siswa dan Calon Siswa
Berita Terkait
-
Mensos dan Wamensos Tinjau Sekolah Rakyat Hingga Dialog dengan Siswa dan Calon Siswa
-
Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Kupang, Gus Ipul: Sudah Mendekati 75 Persen
-
Mensos Gus Ipul Ajak Kepala Daerah se-NTT Bangun Sekolah Rakyat
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas
-
Kemensos dan Kementerian PU Targetkan 93 Sekolah Rakyat Permanen Rampung Bulan Juni
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus