- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri Kongres KPBI pada Minggu (7/6/2026) dan berinteraksi langsung dengan ribuan buruh.
- Listyo berkelakar ingin menjadi aktivis dan ikut berdemonstrasi setelah masa tugasnya sebagai Kapolri berakhir di masa depan.
- Pernyataan tersebut memicu gelak tawa dan tepuk tangan peserta kongres karena menyinggung transisi aktivis menjadi pejabat pemerintahan.
Suara.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melontarkan candaan yang mengundang gelak tawa ribuan buruh saat menghadiri pembukaan Kongres Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Minggu (7/6/2026).
Setelah hampir lima tahun menjadi sasaran demonstrasi, Listyo mengaku ingin berganti peran ketika pensiun nanti: menjadi aktivis dan ikut turun ke jalan.
Kelakar itu bermula ketika Listyo menyinggung banyak tokoh aktivis yang kini justru masuk ke dalam pemerintahan dan menduduki jabatan strategis. Salah satunya Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat, yang kini menjabat Menteri Lingkungan Hidup.
“Memang terjadi perubahan dari aktivis-aktivis saat ini rata-rata kemudian menjadi pimpinan-pimpinan di Kabinet. Selamat Pak ya. Jadi karena aktivis-aktivis akhirnya kosong, ya saya mau izin kepada teman-teman kalau saya berhenti jadi Kapolri saya akan jadi aktivis. Boleh gak?” ucap Listyo di hadapan peserta kongres.
Pernyataan itu langsung disambut tepuk tangan dan sorakan para buruh yang memenuhi lokasi acara.
Listyo mengaku merasa cocok dengan semangat dan yel-yel yang diteriakkan para peserta kongres. Karena itu, ia berkelakar bahwa dunia aktivisme tampaknya bisa menjadi pilihan setelah masa tugasnya sebagai Kapolri berakhir.
“Terus terang, saya tadi sangat senang dengan yel-yel tadi. Yel-yelnya cocok buat saya,” katanya.
Suasana semakin cair ketika Listyo menyinggung pengalamannya selama memimpin Polri yang hampir tak pernah lepas dari aksi demonstrasi.
Menurutnya, setelah bertahun-tahun berada di posisi pihak yang didemo, suatu saat nanti ia ingin merasakan pengalaman sebaliknya.
Baca Juga: Ratusan Aktivis dan Intelektual Gelar Konferensi Republik Soroti Krisis Demokrasi hingga Oligarki
“Karena hampir lima tahun saya ini didemo terus. Jadi gantian nanti saya mau demo Pak Jumhur,” ujar Listyo.
Ucapan tersebut sontak memancing tawa dan tepuk tangan para peserta kongres, termasuk sejumlah pimpinan serikat buruh yang hadir.
Candaan Kapolri itu menjadi salah satu momen yang mencairkan suasana dalam kongres buruh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri
-
Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar
-
QRIS Indonesia Makin Mendunia, BI Kebut Kerja Sama Pembayaran dengan Arab Saudi dan Hong Kong
-
Cak Imin Pastikan Prabowo Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB Malam Ini: Pasti Berpidato!
-
Mesin Mobil Bergetar Saat RPM Rendah? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusi Praktisnya
-
Pemerintah Siapkan Otoritas Pelindungan Data Pribadi Independen, Jadi Fondasi Regulasi AI Nasional
-
Petaka di Ujung Tol Kalianda: Perjalanan Pikap Berakhir Duka, 2 Orang Tewas
-
Cabai Makin Murah, Tapi Daging Sapi dan Telur Ayam Terus Naik, Ini Update Harga Pangan
-
Ensiklopedia Digital Open Source Berbasis MediaWiki Siap Perkuat Dokumentasi Pengetahuan Indonesia
-
Kebijakan Tahan BI Rate 5,75 persen Disebut Bisa Dorong Penyaluran Kredit Perbankan