- PAM Jaya menyelesaikan pembangunan jaringan perpipaan di kawasan Condet untuk memperluas akses air bersih bagi seluruh warga Jakarta.
- Proyek yang sempat dikeluhkan warga karena kemacetan lalu lintas kini telah berhasil mengalirkan air bersih ke rumah penduduk.
- Warga Condet kini mendapatkan manfaat berupa air yang lebih jernih serta biaya pemakaian bulanan yang dinilai cukup terjangkau.
Suara.com - Proyek pembangunan jaringan air perpipaan PAM Jaya di kawasan Condet, Jakarta Timur, yang sempat menuai keluhan warga akibat galian jalan dan kemacetan, kini mulai membuahkan hasil.
Air bersih perpipaan telah mengalir ke rumah-rumah warga yang sebelumnya bergantung pada air tanah.
Senior Manager Corporate & Customer Communication PAM Jaya, Gatra Vaganza, mengatakan pembangunan jaringan di Condet menjadi bagian dari upaya memperluas layanan air minum perpipaan menuju target cakupan 100 persen di Jakarta pada 2029.
"Memang di wilayah Condet itu belum ada jaringan perpipaan PAM Jaya. Kami di tahun 2029 punya target cakupan pelayanan 100 persen. Nah, ini salah satu upaya yang kami lakukan," kata Gatra, Kamis (11/6/2026).
Sebelumnya, proyek pemasangan pipa di kawasan Condet sempat mendapat sorotan karena sejumlah titik galian dinilai membahayakan pengguna jalan. Warga juga mengeluhkan kemacetan dan debu selama proses pengerjaan berlangsung.
Dari total 144 titik pekerjaan, terdapat 16 titik galian besar yang berdampak langsung terhadap lalu lintas. Beberapa insiden kecelakaan pengendara motor di sekitar lokasi proyek bahkan sempat ramai diperbincangkan di media sosial.
Meski demikian, sejumlah warga mengaku kini mulai merasakan manfaat dari kehadiran jaringan air perpipaan tersebut.
Darkat, warga Condet yang telah menjadi pelanggan PAM Jaya, mengatakan kualitas air yang diterimanya jauh lebih baik dibandingkan air sumur yang selama ini digunakan.
"Airnya sekarang cukup bagus, jernih. Di daerah saya rata-rata air sumurnya kuning," ujar Darkat.
Baca Juga: Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
Selain kualitas air, warga juga menilai biaya penggunaan air perpipaan relatif terjangkau.
"Biayanya juga murah, cuma sekitar Rp50 ribu sebulan," kata warga lainnya, Siti Nur.
PAM Jaya menyebut pembangunan jaringan baru di Condet menjadi salah satu langkah untuk mengurangi ketergantungan warga terhadap air tanah sekaligus memperluas akses air bersih di wilayah yang selama ini belum terjangkau layanan perpipaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Beri Kepastian Lahan bagi Masyarakat, Kemenhut Realisasikan 3,11 Juta Hektare TORA
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks