- Pemerintah Indonesia memutuskan belum menurunkan harga BBM non-subsidi Pertamax meskipun harga minyak dunia mengalami penurunan signifikan.
- Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan penurunan harga minyak dunia belum berdampak otomatis terhadap harga BBM domestik saat ini.
- Pemerintah masih memantau implementasi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran sebelum menentukan penyesuaian harga BBM lebih lanjut.
Suara.com - Pemerintah buka suara soal alasan mengapa harga Pertamax di dalam negeri tidak ikut turun menyesuaikan harga minyak dunia seiring meredanya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Diketahui, harga minyak dunia semakin murah menyusul tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran. Beriringan dengan kesepakatan tersebut, AS mengklaim kondisi Selat Hormuz mulai kembali beroperasi normal.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, kondisi Selat Hormuz dan kesepakatan damai yang segera tercapai antara AS dan Iran tidak serta-merta berdampak pada penurunan harga BBM non-subsidi di dalam negeri.
Menurutnya, implementasi dari kesepakatan damai AS dan Iran yang rencananya baru akan diteken besok juga perlu dicermati lebih lanjut.
"Ya pertama kan penandatanganan besok benar benar dilaksanakan. Dengan kembali terbukanya Selat Hormuz kan kita baru lihat penyesuaian terhadap harga lagi. Ini kan tidak otomatis kita lihat juga implementasi dari perjanjian perdamaian," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (19/6/2026).
Airlangga belum bisa memastikan berapa lama waktu yang dibutuhkan agar harga Pertamax dapat menyesuaikan dengan penurunan harga minyak dunia.
"Ya kita lihat barangnya sampai mana," kata Airlangga.
Ia juga belum dapat memastikan kemungkinan adanya bauran kebijakan tambahan dan akan melihat perkembangan ke depan.
"Nanti kita lihat. Ya terimakasih," kata Airlangga.
Baca Juga: Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
Berita Terkait
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
BBM Naik 37%, Motor Listrik Jadi Jalan Keluar? Ini Kata Pelaku Industri
-
Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?
-
Jajaran Direksi Himbara Merapat ke Istana, Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bahas Ekonomi
-
Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pemutihan dan Keringanan Pajak Jawa Timur Khusus Agustus 2026, Cek Syaratnya
-
John Herdman Bongkar Peran Vital Tom Haye Jelang Duel Panas Indonesia vs Vietnam
-
Rezeki Melimpah! Ini 5 Shio Paling Beruntung Sepanjang Agustus 2026
-
Review Drama Kingdom, Melawan Teror Zombi di Tengah Intrik Politik Joseon
-
Update Harga Emas Antam Hari Ini: Stabil di Level Rp2.603.000 per Gram
-
5 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 3 Agustus 2026: Peluang Dapat Sumber Uang Baru
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan
-
Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak