News / Nasional
Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (18/6/2026). [Suara.com/Novian]
Baca 10 detik
  • CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengonfirmasi rencana pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa PT PLN di Jakarta.
  • Pemerintah belum memberikan kepastian mengenai agenda perubahan jajaran direksi maupun sosok pengganti Direktur Utama PT PLN.
  • COO Danantara Dony Oskaria membantah adanya pergantian direksi karena Rapat Umum Pemegang Saham belum resmi diselenggarakan.

Suara.com - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT PLN (Persero) dikabarkan bakal segera digelar. Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, mengonfirmasi rencana tersebut.

"Rencananya," kata Rosan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Namun, Menteri Investasi dan Hilirisasi itu tidak menjawab secara spesifik saat ditanya awak media apakah RUPSLB PT PLN (Persero) akan digelar pada Kamis (18/6) atau Jumat (19/6).

"Saya baru aja keluar nih, nanti, entar kita cek," ujar Rosan usai mengikuti rapat antara Presiden Prabowo Subianto dengan jajaran komisaris dan direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Rosan juga tidak menjawab secara lugas saat ditanya apakah RUPSLB digelar dalam rangka mengganti Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, termasuk ketika ditanya mengenai nama calon direktur utama yang baru.

"Haduh," celetuk Rosan.

CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengatakan aturan yang melarang komisaris BUMN menerima insentif dan tantiem adalah bagian dari reformasi struktural Danantara. [Antara/Fauzan]

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang ditemui wartawan usai agenda yang sama dengan Rosan, juga tidak menjawab secara tegas perihal penggantian Direktur Utama PT PLN (Persero) seiring rencana RUPSLB.

"Ya terima kasih," kata Airlangga.

Kendati demikian, saat ditanya mengenai RUPSLB, Airlangga mengatakan pihaknya telah menggelar rapat dengan PLN pada Rabu pagi.

Baca Juga: Mulai Pamer Kinerja, Dony Oskaria Ungkap BUMN Ini Laba Bersihnya Tumbuh 380%

"Tadi saya rapat dengan PLN tadi pagi," kata Airlangga.

Kabar Reshuffle Direksi PLN

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, memastikan belum ada pergantian jajaran direksi PT PLN (Persero). Saat ini, Darmawan Prasodjo masih menjabat sebagai Direktur Utama.

Menurut Dony, pihaknya juga belum melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN.

Untuk diketahui, pergantian jajaran direksi harus melalui RUPS dengan persetujuan para pemegang saham.

"Nggak, belum (pergantian direksi). Orang belum RUPS," ujarnya saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, yang dikutip pada Selasa (9/6/2026).

Menurut Dony, RUPS PLN rencananya digelar pada 15 Juni. Namun, ia tidak mau memberikan bocoran terkait pembahasan yang akan dilakukan dalam rapat tersebut.

"Oh belum tahu, belum tahu (susunan jajaran direksi). Nggak, itu hoaks palingan. Kalau mau RUPS suka banyak hoaks kan," ucapnya.

Sebelumnya, sempat beredar kabar bahwa RUPS Luar Biasa PLN telah diselenggarakan dan akan diikuti perombakan jajaran komisaris serta direksi.

Adapun berikut susunan komisaris dan direksi PLN saat ini:

Dewan Komisaris

  • Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen: Burhanuddin Abdullah
  • Wakil Komisaris Utama: Suahasil Nazara
  • Komisaris: Aminuddin Ma'ruf
  • Komisaris: Ahmad Erani Yustika
  • Komisaris: Jisman Parada Hutajulu
  • Komisaris: Bambang Eko Suhariyanto
  • Komisaris Independen: Yazid Fanani
  • Komisaris Independen: Mutanto Juwono
  • Komisaris Independen: Andi Arief
  • Komisaris Independen: Ali Masykur Musa

Direksi

  • Direktur Utama: Darmawan Prasodjo
  • Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem: Edwin Nugraha Putra
  • Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan: Evy Haryadi
  • Direktur Retail dan Niaga: Adi Priyanto
  • Direktur Keuangan: Sinthya Roesly
  • Direktur Manajemen Pembangkitan: Rizal Calvary Marimbo
  • Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan: Arsyadany Ghana

Load More