- Transjakarta mengklarifikasi video viral di Koridor 5 pada 22 Juni 2026 bahwa insiden tersebut bukanlah aksi pencopetan.
- Seorang penumpang melakukan gangguan ketertiban berupa kemarahan verbal yang mengganggu kenyamanan pengguna layanan Transjakarta di dalam bus.
- Petugas pramusapa segera menertibkan penumpang tersebut dengan menurunkannya dari armada dan memberikan teguran persuasif terkait aturan layanan.
Suara.com - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) memberikan klarifikasi resmi terkait video viral yang mengeklaim adanya aksi pencopetan di salah satu armadanya.
Ternyata, insiden yang sempat menghebohkan jagat maya tersebut bukanlah aksi pencurian, melainkan gangguan ketertiban oleh salah satu pelanggan.
"Transjakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat dugaan keributan di dalam armada Koridor 5 (Ancol – Kampung Melayu) pada Senin, 22 Juni 2026 pukul 10.03 WIB," ujar Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani, Rabu (24/6/2026).
Ayu menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi di dalam bus dengan nomor lambung SAF 001.
Pihak manajemen menepis kabar miring yang menyebutkan bahwa penumpang tersebut merupakan seorang pelaku kriminal di transportasi publik.
"Menanggapi informasi yang beredar, kami mengklarifikasi bahwa pelanggan yang dilaporkan membuat keributan di armada SAF 001 tersebut bukan merupakan pelaku pencopetan," tegas Ayu.
Penumpang tersebut diketahui melakukan tindakan verbal berupa amarah yang meluap, sehingga mengganggu ketenangan pelanggan lainnya.
"Yang bersangkutan melakukan tindakan verbal (marah-marah) yang mengganggu kenyamanan penumpang lain di dalam bus," lanjut Ayu.
Petugas pramusapa yang berjaga di lokasi segera mengambil langkah sigap untuk menenangkan situasi di dalam bus.
Baca Juga: Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
"Pramusapa yang berada di lokasi, dan mendapat laporan telah bertindak sigap dengan menurunkan pelanggan tersebut dari armada, demi menjaga kondusivitas," terang Ayu.
Setelah diturunkan dari armada, petugas memberikan arahan khusus kepada pelanggan tersebut mengenai aturan menggunakan layanan publik.
"Selanjutnya, petugas memberikan teguran serta imbauan secara persuasif agar selalu menjaga ketertiban, jika ingin kembali menggunakan layanan Transjakarta," ucap Ayu.
Transjakarta memastikan akan terus memantau aspek keamanan demi memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh warga.
"Kami berkomitmen penuh untuk selalu menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan seluruh pelanggan selama berada di dalam ekosistem transportasi publik," kata Ayu.
Berita Terkait
-
Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
-
Kronologi Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Beton di Cikoko, Tak Ada Penumpang di Dalamnya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT