- Presiden ke-7 RI Jokowi melakukan safari politik bersama PSI di Lampung untuk mengonsolidasi dukungan serta merealisasikan janji politiknya.
- Langkah safari politik ini bertujuan memperkuat posisi tawar serta mendongkrak elektabilitas Gibran Rakabuming Raka di kancah politik nasional.
- Pengamat politik menilai safari tersebut menjadi perjudian Jokowi dalam membuktikan pengaruh politiknya setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.
Suara.com - Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno menilai safari politik Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) bersama Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memiliki dua tujuan utama.
Selain mengonsolidasikan dukungan untuk PSI, langkah tersebut dinilai berkaitan pula dengan penguatan posisi politik Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Menurut Adi, kehadiran Jokowi dalam safari politik itu menjadi bukti realisasi janji yang sebelumnya disampaikan untuk turun langsung membantu PSI.
"Dua hal. Pertama untuk mengonsolidasi dukungan politik ke PSI. Sekaligus penegasan janji politik beberapa waktu lalu bahwa Jokowi akan all out turun ke bawah untuk PSI. Itu terbukti hari ini safari dilakukan dan jokowi gunakan atribut PSI," kata Adi kepada Suara.com, Jumat (26/6/2026).
Di sisi lain, langkah tersebut dapat memberikan keuntungan politik bagi Gibran.
"Kedua. Untuk mendongkrat elektabilitas Gibran sekaligus Gibran punya bargaining politik kuat," imbuhnya.
Adi menilai safari politik tersebut menjadi sebuah pertaruhan bagi Jokowi.
Menurutnya, masih terdapat perbedaan pandangan mengenai seberapa besar pengaruh politik Jokowi setelah tidak lagi menjabat sebagai presiden.
"Safari jokowi bentuk perjudian politik. Satu sisi ada yang mengatakan masih sakti karena Jokowi selalu menang kompetisi, sisi lainnya ada yang mengatakan Jokowi sudah tak sakti mengingat tak lagi jadi presiden. Semua waktu yang akan menjawabnya," tandasnya.
Baca Juga: Guntur Romli Sebut Safari Politik Jokowi Demi Gibran di 2029
Ia turut menyoroti pemilihan Lampung sebagai lokasi awal safari politik Jokowi.
Menurut Adi, daerah tersebut dipilih bukan tanpa alasan karena memiliki keterkaitan simbolik dengan identitas PSI.
"Lampung itu identik dengan gajah. Gajah itu identik dengan logo PSI. Jadi secara simbolik Jokowi ingin kasih pesan bahwa safari Jokowi untuk menghimpun dukungan dimulai dari lampung," ungkapnya.
Soal wacana duet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk kembali maju pada Pilpres 2029, kata Adi, hal itu masih menghadapi jalan yang panjang.
"Usulan Duet Prabowo-Gibran 2 periode tentuk rumit. Jalanan yang mesti dilalui cukup berliku dan mendaki," ujarnya.
Ia menjelaskan terdapat dua alasan yang membuat peluang duet tersebut belum mudah terwujud.
Berita Terkait
-
Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka
-
Guntur Romli: Safari Jokowi Tak Berdampak ke PDIP, Justru NasDem yang Harus Waspada!
-
Guntur Romli: Dulu Petugas Partai, Kini Jokowi Jadi 'Jongos PSI' Demi Dinasti 2029!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak
-
PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang
-
Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang
-
Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA
-
Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!
-
Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat
-
Terkuak! Ini Pemicu Longsor Petamburan: Dari Abrasi Kali BKB hingga Bangunan di Sempadan
-
Sekjen Partai Buruh Ferri Nuzarli Mundur! 1,3 Juta Anggota ORI Kompak Tinggalkan Partai