News / Nasional
Senin, 20 Juli 2026 | 15:21 WIB
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. (Suara.com/Novian)
Baca 10 detik
  • Isu perombakan kabinet oleh Presiden Prabowo Subianto pada Agustus 2026 dibantah langsung oleh Menteri Sekretaris Negara.
  • Kabar tersebut mencuat karena adanya dugaan kegaduhan internal dan kontroversi perjalanan dinas Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo.
  • Pihak Istana menyatakan hingga Senin (20/7/2026) belum ada rencana resmi terkait perombakan posisi menteri di kabinet.

Suara.com - Beredar kabar Presiden Prabowo Subianto bakal melakukan reshuffle Agustus mendatang. Namun, kabar itu langsung dibantah Istana.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bahkan mempertanyakan kembali mencuatnya isu tersebut.

"Isu reshuffle? Kok ada isu reshuffle lagi?" kata Pras di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, sesaat sebelum Sidang Kabinet Paripurna, Senin (20/7/2026).

Informasi yang diperoleh Suara.com, rencana reshuffle pada awal bulan depan salah satunya untuk mendepak Menteri Pekerjaan Umum Umum Dody Hanggodo dari kabinet.

Menanggapi informasi tersebut, Pras menegaskan bahwa Prabowo belum berencana melakukan reshuffle.

"Nggak ada, belum ada. Tidak ada isu reshuffle," kata Pras.

Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi Hasan Nasbi turut merespons soal kabar reshuffle.

Namun ia menegaskan tidak tahu menahu soal hak dan kewenangan dari Presiden Prabowo Subianto tersebut.

"Kita mana tahu soal itu," kata Hasan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/7/2026).

Baca Juga: Komunikasi Arogan Menteri PU Dody Hanggodo Disebut Bisa Percepat Pencopotan Oleh Prabowo

Kabar Reshuffle Agustus

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo disebut-sebut menjadi calon kuat bakal diganti dalam perombakan kabinet atau reshuffle pada bulan Agustus 2026.

Seorang Sumber kepada Suara.com, Senin (20/7/2026) mengatakan, gejolak di internal Kementerian PU menjadi dasar penggantian Dody sebagai menteri.

"Presiden Prabowo tidak menyukai menteri yang memicu kegaduhan ataupun polemik di tengah masyarakat," kata dia.

Ia mengatakan, keharmonisan antara menteri dengan para bawahan juga menjadi penilaian seseorang layak dipertahankan ataupun melanjutkan pekerjaannya sebagai pembantu presiden.

"Sejumlah informasi soal menteri PU sudah disampaikan kepada presiden. Kemungkinan, Agustus terdapat reshuffle," kata dia.

Load More